Mantan Menteri Sosial, Idrus Marham
Jakarta - Kader Partai Golkar yang diduga terlibat dalam kasus suap PLTU Riau diminta untuk bertanggung jawab secara pribadi dan tidak menyeret partai.
Mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham yang merupakan sebagai tersangka dalam kasus suap PLTU Riau berharap, agar kader yang terlibat kasus korupsi tidak melibatkan Partai Golkar."Kader-kader Golkar harus bertanggung jawab kalau misal pribadinya itu terkait maka cukuplah jangan dilibat-libatkan Golkar," kata Idrus, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (28/11).Idrus juga meminta, kepada kader Golkar yang menerima suap PLTU Riau untuk segera mengembalikan ke KPK. "Misalkan ada kader Golkar mengambil uang ya coba dikembalikan, kan gitu aja gampang," katanya.Baca juga :
29 Mei 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini
Eni Saragih dan Idrus diduga menerima suap untuk memuluskan perusahaan Kotjo menggarap proyek senilai USD900 juta tersebut. Namun dalam beberapa kesempatan Eni mengungkapkan bahwa ada kader-kader Golkar lain yang turut menerima uang dari Kotjo. KPK sendiri sejauh ini baru menerima sekitar Rp700 juta pengembalian dari salah satu pengurus Golkar.
29 Mei 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Suap PLTU Riau Partai Golkar Idrus Marham





















