Selasa, 30/11/2021 12:59 WIB

Israel Tewaskan Empat Warga Palestina

Awal pekan ini, perdana menteri memperingatkan bakal melayangkan serangan lagi ke Palestina jika mereka tidak menghentikan pengiriman layang-layang pembakar dan balon yang dikirim ke perbatasan.

Demonstran di jalur Gaza

Jakarta - Pasukan Pertahanan Israel meluncurkan gelombang serangan udara terbaru di Jalur Gaza pada Jumat, yang menewaskan empat warga Palestina.

Para pejabat militer mengatakan serangan itu sebagai tanggapan terhadap tembakan senjata antara militan Hamas dan pasukan Israel pada hari sebelumnya.

Seorang anggota Kabinet Israel mengatakan Hamas telah gagal untuk mendengarkan peringatan Israel terhadap kekerasan di perbatasan Gaza.

"IDF melihat serangan hari ini dan kegiatan bermusuhan yang diatur oleh Hamas selama bulan-bulan terakhir dengan sangat keras. Hamas memilih untuk memperburuk situasi keamanan dan akan menanggung tanggung jawab atas tindakannya," kata IDF dalam sebuah pernyataan.

Dilansir UPI, pesawat dan tank IDF menargetkan delapan pos militer Hamas di Jalur Gaza.

Fraksi bersenjata Hamas, Brigade Izzedine al-Qassam , mengatakan empat orang tewas termasuk salah satu anggotanya.

Sebagai tanggapan, Hamas menembakkan tiga roket ke Israel, dua di antaranya Iron Dome militer dicegat, kata IDF . Sepertiga jatuh ke sebuah ladang kosong di Kibbutz Nahal Oz. Haaretz melaporkan tidak ada cedera atau kerusakan dari roket Palestina.

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas menyerukan kepada masyarakat internasional untuk campur tangan dalam pemboman Israel atas Jalur Gaza. Dia mengatakan dia telah menjangkau mitra regional dan internasional untuk bantuan.

Penyerangan datang kurang dari seminggu setelah gelombang serangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu digambarkan sebagai pukulan paling keras IDF saat menghadapi Hamas sejak perang 2014.

Netanyahu mengadakan pertemuan keamanan di Tel Aviv dengan Menteri Pertahanan Avigdor Liberman dan pejabat militer lainnya.

Awal pekan ini, perdana menteri memperingatkan bakal melayangkan serangan lagi ke Palestina jika mereka tidak menghentikan pengiriman layang-layang pembakar dan balon yang dikirim ke perbatasan.

Serangan udara hari Jumat terjadi ketika warga Palestina melanjutkan protes mereka di sepanjang perbatasan. Protes mingguan sejak Maret menyerukan kembalinya pengungsi ke rumah dan tanah mereka dari mana mereka mengungsi pada tahun 1948.

TAGS : Israel Palestina Gaza




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :