Menkominfo Rudiantara
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, industri seluler bisa melakukan penghematan Rp 2 triliun dari kebijakan registrasi kartu prabayar. Penghematan ini ditengarai akan menyehatkan industri karena perlu mengeluarkan dana besar untuk mencetak kartu Subscriber Identity Module (SIM) baru.
"Setiap tahun, industri seluler membeli kartu SIM lebih dari 500 juta. Itu yang dipakai pelanggan tidak lebih 100 juta," ujar Rudiantara di Jakarta, Rabu (20/12).Pengguna kartu SIM, kata Rudiantara, memiliki perilaku membeli, memakai, lalu membuang kartu. Mereka melalukan hal itu untuk mencari harga layanan data termurah. Di sisi lain, operator melayani prilaku tersebut sehingga mengakibatkan ketidakefisienan manajemen kartu SIM.Jika seluruh pemegang kartu prabayar melakukan registrasi, menurut Rudiantara, akan terjadi penurunan pembelian kartu SIM menjadi 300 atau 400 juta. Bila harga kartu SIM sebesar setengah hingga satu dolar AS, maka industi seluler dapat menghemat hingga 150 juta dolar AS atau Rp2 triliun.Baca juga :
Pentingnya Manajemen Keuangan di Era PHK Startup
Pentingnya Manajemen Keuangan di Era PHK Startup
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kartu Prabayar Registrasi Industri Seluler Rudiantara

















