Presiden Prabowo Subianto meninjau salah satu lokasi terdampak kebakaran di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, pada Sabtu, 22 Agustus 2026 (Foto: Ss Presiden RI)
Jakarta, Jurnas.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh petugas di darat lebih efektif untuk memadamkan api, dibandingkan dengan upaya yang dilakukan melalui metode lain.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat mengundang sejumlah pakar dan akademisi untuk membahas pengelolaan lahan gambut dan potensi karhutla di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (25/9).
"Dengan segala macam helikopter, tetap yang paling efektif adalah petugas di darat," kata Prabowo dalam keterangan resmi dikutip Antara.
Prabowo mengatakan laporan tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi pemerintah dalam menyiapkan langkah mitigasi karhutla, termasuk di kawasan hutan yang memiliki lahan gambut.
Presiden meminta para pakar memberikan masukan mengenai langkah yang perlu dilakukan pemerintah untuk mencegah karhutla, termasuk mengenai mitigasi fisik dan pengelolaan kawasan gambut.
"Soal mitigasi fisik kita lakukan ya. Pemadam kebakaran harus siap, nggak ada, jauh sebelum kebakaran bikin embung embung embung embung. Belum ada kebakaran bikin pompa pompa pompa, siapkan semua itu," ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, kesiapan petugas dan sarana pemadaman perlu dilakukan sebelum kebakaran terjadi.
Kepala Negara juga meminta adanya solusi ilmiah untuk mencegah kebakaran di kawasan lahan gambut.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo juga meminta para pakar memberikan saran mengenai kemungkinan pemanfaatan lahan gambut untuk kegiatan produktif, termasuk tanaman yang dapat dibudidayakan di atas lahan tersebut. (Ant)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Prabowo Subianto Kebakaran Hutan dan Lahan Penanganan Karhutla













