Suasana Jalan Braga di kota Bandung pada malam hari - ini sejarah Hari Jadi Kota Bandung yang diperingati setiap 25 September (Foto: Vaza/Jurnas.com)
Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 25 September, warga Kota Bandung memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB).
Penetapan tanggal ini memegang peran historis penting dalam perjalanan perpindahan ibu kota Kabupaten Bandung hingga berdirinya sebuah kota mandiri.
Sebelum berdiri di lokasinya yang sekarang, ibu kota Kabupaten Bandung berada di Krapyak (sekarang kawasan Dayeuhkolot). Wilayah tersebut dinilai kurang strategis karena sering dilanda banjir dari luapan Sungai Citarum serta letaknya yang cukup terisolasi.
Pada era kepemimpinan Bupati R.A. Wiranatakusumah II (1794–1829), muncul gagasan untuk memindahkan pusat pemerintahan ke lokasi yang lebih subur, aman dari banjir, dan strategis.
1808
Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels memerintahkan pembangunan Jalan Raya Pos (De Groote Postweg) dari Anyer hingga Panarukan. Jalur ini melintasi kawasan Priangan dan mendorong percepatan pemindahan ibu kota.
25 Desember 1810
Gubernur Jenderal Daendels mengeluarkan surat keputusan resmi mengenai pemindahan ibu kota Kabupaten Bandung. Namun, pembangunan infrastruktur di lokasi baru sebenarnya sudah dimulai sebelum surat tersebut terbit.
25 September 1810
Bupati R.A. Wiranatakusumah II secara resmi menempati pusat pemerintahan baru yang dilengkapi dengan pendopo, alun-alun, serta Masjid Agung. Tanggal ini yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahir Kota Bandung.
Nama Bandung memiliki beberapa versi asal-usul dalam catatan sejarah lokal. Salah satu versi populer menyebutkan bahwa kata tersebut berasal dari istilah bendung atau bendungan.
Merujuk pada terbendungnya Sungai Citarum oleh lava Gunung Tangkuban Parahu yang lampau membentuk danau purba. Versi lain mengaitkannya dengan kata bandung yang berarti berpasangan atau berdampingan.
Secara hukum, penetapan tanggal 25 September sebagai Hari Jadi Kota Bandung disahkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 18 Tahun 2002.
Sejak saat itu, setiap tahunnya Pemerintah Kota Bandung menggelar serangkaian acara seni budaya, pameran UMKM, hingga pelayanan publik gratis untuk menyemarakkan peringatan HJKB.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Hari Jadi Kota Bandung 25 September Jawa Barat Bulan September























