Minggu, 13/09/2026 03:41 WIB

Mayawana Persada Terjunkan Personel Tuntaskan Penanganan Karhutla





PT Mayawana Persada mengintensifkan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dalam areal konsesi PBPH.

Lahan Mayawana Persada di Ketapang, Kalimantan Barat (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - PT Mayawana Persada mengintensifkan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dalam areal konsesi PBPH. Sejak titik api teridentifikasi di awal Agustus 2026, manajemen perusahaan telah mengerahkan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) serta membentuk posko-posko taktis di delapan titik lokasi.

Sebagian besar titik api di lapangan telah berhasil dilokalisasi, dan tim di garis depan saat ini terus menggempur sisa titik api secara intensif tanpa henti menuju target padam 100 persen, di tengah tantangan medan berat, perubahan arah angin, serta keterbatasan debit air.

Dalam proses penanggulangan di tingkat tapak, PT Mayawana Persada melibatkan masyarakat melalui pengaktifan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di desa-desa penyangga seperti Desa Sekucing Kualan, Sekucing Labai, dan Sungai Mata-mata yang telah dibekali pelatihan serta alat pelindung diri lengkap.

Sinergi diperkuat bersama instansi lintas sektoral seperti KPH Kayong Utara dan BPBD. Kolaborasi dijalankan dalam working group MATA PANDAWA serta bermitra dengan Yayasan Palung melalui dukungan alat berat (PC 60), tenaga harian pemadam, pembangunan embung dan sekat bakar hingga ke desa luar konsesi yang berbatasan langsung. Posko Solidaritas Rakyat Borneo turut mendapat dukungan operasional lapangan.

Perusahaan menyalurkan perangkat teknis pemadaman spesifik dan paket obat serta logistik ke sejumlah instansi. BPBD Kabupaten Ketapang menerima tiga unit mesin pompa, tiga fire jet nozzle, dan enam selang pemadam.

Polres Ketapang juga menerima tiga unit mesin pompa, tiga fire jet nozzle, dan enam selang pemadam. UPT KPH Kayong menerima dua unit mesin pompa, dua fire jet nozzle, dan empat selang pemadam. Sementara itu, BPBD Kabupaten Kayong Utara menerima satu unit mesin pompa, satu fire jet nozzle, dan dua selang pemadam. Dukungan serupa disalurkan melalui kemitraan dengan Yayasan Palung dan posko penanganan.

Selain itu, perusahaan mendistribusikan total 23 unit perangkat teknis pemadaman termasuk mesin pompa beserta perlengkapan selang yang disalurkan secara spesifik bersama paket obat dan logistik ke sejumlah instansi.

BPBD Kabupaten Ketapang menerima empat unit mesin pompa, empat fire jet nozzle, dan delapan selang pemadam. Polres Ketapang menerima empat unit mesin pompa, empat fire jet nozzle, dan delapan selang pemadam. UPT KPH Kayong menerima tiga unit mesin pompa, tiga fire jet nozzle, dan enam selang pemadam. BPBD Kabupaten Kayong Utara menerima 2 unit mesin pompa, 2 fire jet nozzle, dan 4 selang pemadam, sementara dukungan serupa disalurkan melalui kemitraan dengan Yayasan Palung dan posko penanganan.

"Karhutla tidak mengenal batas administrasi maupun batas wilayah kerja perusahaan. Karena itu, penanganannya juga tidak mungkin dilakukan sendiri-sendiri. Mayawana terus mengerahkan personel dan sumber daya yang kami miliki di lapangan, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, aparat, KPH, masyarakat, MPA, serta berbagai pihak terkait," kata Direktur PT Mayawana Persada, Iwan Budiman.

"Fokus kami saat ini adalah memastikan penanganan terus berjalan hingga titik-titik api dapat dikendalikan dan dilanjutkan dengan pendinginan serta pemantauan untuk mencegah munculnya kembali api," dia menambahkan.

Sebagai komitmen mitigasi jangka panjang, perusahaan secara konsisten mengoptimalkan pengelolaan tata air gambut. Hingga kini, sebanyak 322 sekat kanal, serta 74 titik embung terus dipelihara dan dipantau guna menjaga kelembapan lahan.

KEYWORD :

Karhutla Kalimantan Kebakaran Hutan dan Lahan Pemadam Kebakaran




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :