Minggu, 13/09/2026 03:01 WIB

Kenali Penyebab Tidur Mendengkur dan 5 Cara Mencegahnya





Mendengkur atau mengorok terjadi ketika aliran udara melalui mulut dan hidung mengalami hambatan fisik saat tidur.

Ilustrasi pria sedang tidur (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)

Jakarta, Jurnas.com - Mendengkur atau mengorok terjadi ketika aliran udara melalui mulut dan hidung mengalami hambatan fisik saat tidur.

Hambatan ini memicu jaringan di saluran pernapasan bagian atas, seperti langit-langit lunak dan anak tekak (uvula), saling berbenturan dan bergetar, sehingga menghasilkan getaran suara.

Terdapat beberapa faktor utama yang memicu seseorang mendengkur. Faktor pertama adalah anatomi mulut dan masalah hidung, seperti amandel yang membesar, polip hidung, atau tulang rawan pemisah rongga hidung yang bengkok (deviasi septum).

Faktor kedua adalah kelebihan berat badan atau obesitas, di mana penumpukan jaringan lemak di sekitar leher dapat menekan dan mempersempit jalur udara.

Selain itu, konsumsi alkohol atau obat penenang menjelang waktu tidur sangat berpengaruh karena zat-zat tersebut membuat otot-otot di tenggorokan menjadi terlalu rileks.

Posisi tidur telentang juga kerap menjadi pemicu utama, karena gaya gravitasi membuat pangkal lidah jatuh ke belakang dinding tenggorokan dan menyumbat jalur napas.

Pada kasus yang lebih kronis, mendengkur merupakan gejala utama Obstructive Sleep Apnea (OSA), yakni kondisi berbahaya di mana pernapasan berhenti sejenak berkali-kali selama tidur.

Untuk meminimalkan dan mencegah kebiasaan mendengkur, berikut adalah langkah-langkah yang dapat diterapkan:

1. Ubah Posisi Tidur Menjadi Menyamping

Tidur dengan posisi telentang membuat lidah dan langit-langit lunak menyumbat tenggorokan. Membiasakan diri tidur menyamping akan menjaga saluran udara terbuka lebar. Gunakan penyangga tubuh seperti guling di punggung agar tubuh tidak berputar telentang saat terlelap.

2. Jaga Berat Badan Tetap Ideal

Bagi individu dengan kelebihan berat badan, menurunkan bobot tubuh terbukti sangat efektif mengurangi intensitas mendengkur. Pengurangan jaringan lemak di area leher akan membebaskan tekanan pada saluran pernapasan internal sehingga udara dapat mengalir lancar.

3. Hindari Konsumsi Alkohol Sebelum Tidur

Alkohol memiliki sifat depresan yang menekan sistem saraf pusat dan melemaskan otot-otot tenggorokan secara berlebihan. Berhenti mengonsumsi alkohol setidaknya empat jam sebelum jam tidur dapat mencegah penyempitan jalan napas.

4. Bebaskan Saluran Hidung yang Tersumbat

Hidung tersumbat akibat flu atau alergi akan memaksa seseorang bernapas melalui mulut. Gunakan obat tetes hidung (nasal spray), plester hidung, atau humidifier di dalam kamar tidur untuk menjaga kelembapan udara dan melegakan pernapasan.

5. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

Kekurangan cairan menyebabkan lendir di hidung dan tenggorokan menjadi lebih kental dan lengket. Lendir yang pekat ini menciptakan hambatan tambahan yang memperkeras suara dengkuran. Memastikan hidrasi yang cukup akan membuat sekresi lendir tetap encer.

KEYWORD :

Tidur Mendengkur Mencegah Mendengkur Tips Kesehatan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :