Minggu, 13/09/2026 01:48 WIB

Mengapa Hari Cokelat Internasional Diperingati Setiap 13 September?





Setiap tanggal 13 September, para pencinta kudapan manis di seluruh penjuru dunia merayakan Hari Cokelat Internasional.

Ilustrasi - Hari Cokelat Internasional setiap 13 September (Foto: Pexels/Vie Studio)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 13 September, para pencinta kudapan manis di seluruh penjuru dunia merayakan Hari Cokelat Internasional (International Chocolate Day).

Momen ini menjadi kesempatan khusus untuk menikmati salah satu olahan makanan paling populer di bumi, sekaligus mengenang sejarah panjang di balik transformasinya dari minuman pahit menjadi industri global berintegrasi tinggi.

Pemilihan tanggal 13 September sebagai Hari Cokelat Internasional berakar dari penghormatan terhadap hari kelahiran Milton S. Hershey, yang lahir pada 13 September 1857.

Milton Hershey merupakan pendiri The Hershey Company dan salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah pengolahan cokelat modern.

Sebelum era Hershey, cokelat dianggap sebagai barang mewah yang hanya bisa dinikmati oleh kalangan elit karena proses produksinya yang rumit dan mahal.

Hershey berhasil mengaplikasikan teknik produksi massal untuk cokelat susu (milk chocolate), sehingga kudapan ini menjadi terjangkau dan dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Atas kontribusinya merakyatkan cokelat, Asosiasi Confectioners Nasional di Amerika Serikat menetapkan hari kelahirannya sebagai momen peringatan tahunan.

Perlu dicatat bahwa perayaan ini berbeda dari World Chocolate Day yang diperingati setiap 7 Juli. Tanggal 7 Juli merujuk pada momen bersejarah ketika cokelat pertama kali diperkenalkan ke Benua Eropa pada tahun 1550.

Jauh sebelum menjadi bar manis kemasan, sejarah cokelat telah dimulai ribuan tahun lalu di kawasan Mesoamerika.

Suku Maya dan Aztec kuno mengolah biji kakao menjadi minuman pekat dan pahit yang dicampur dengan rempah-rempah serta cabai.

Bagi mereka, kakao dianggap sebagai hadiah dari dewa dan kerap digunakan dalam ritual keagamaan serta sebagai alat tukar atau mata uang.

Ketika bangsa Spanyol membawa biji kakao ke Eropa pada abad ke-16, resep minuman ini mulai disesuaikan dengan menambahkan gula dan kayu manis agar pas dengan lidah masyarakat Eropa.

Revolusi Industri pada abad ke-19 kemudian mengubah peta sejarah cokelat secara drastis melalui penemuan mesin pemisah lemak kakao oleh Coenraad van Houten, yang membuka jalan bagi terciptanya cokelat batangan padat seperti yang kita kenal hari ini.

KEYWORD :

Hari Cokelat Internasional 13 September Peringatan Dunia Bulan September




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :