Rabu, 29/07/2026 23:50 WIB

Mengapa Hari Persahabatan Sedunia Diperingati Setiap 30 Juli?





Setiap tanggal 30 Juli, masyarakat di berbagai belahan dunia memperingati Hari Persahabatan Sedunia (International Day of Friendship).

Ilustrasi - Hari Persahabatan Sedunia setiap 30 Juli (Foto: Shutterstock)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 30 Juli, masyarakat di berbagai belahan dunia memperingati Hari Persahabatan Sedunia (International Day of Friendship).

Di tengah dinamika global, perbedaan budaya, hingga konflik sosial, peringatan ini hadir sebagai pengingat pentingnya ikatan antarsesama untuk menciptakan kedamaian dan keharmonisan.

Akar dari Hari Persahabatan Sedunia sebenarnya telah tumbuh jauh sebelum ditetapkan secara resmi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Gagasan ini pertama kali dicetuskan pada tahun 1958 oleh Dr. Ramon Artemio Bracho saat sedang berkumpul bersama teman-temannya di Puerto Pinasco, Paraguay.

Gagasan sederhana tentang pentingnya persahabatan antarmanusia tanpa memandang latar belakang itu melahirkan organisasi World Friendship Crusade, yang kemudian gencar mengampanyekan Hari Persahabatan di negara-negara Amerika Selatan.

Gema dari gerakan tersebut terus meluas hingga ke tingkat internasional. Pada tahun 2011, Majelis Umum PBB secara resmi mengadopsi gagasan ini melalui Resolusi 65/275 dan menetapkan 30 Juli sebagai Hari Persahabatan Sedunia.

Langkah ini diambil atas usulan UNESCO yang memandang bahwa budaya damai (culture of peace) hanya dapat terwujud jika manusia dibekali nilai-nilai toleransi, solidaritas, dan saling pengertian sejak dini.

PBB menetapkan tanggal ini bukan sekadar untuk merayakan hubungan personal antarsahabat, melainkan sebagai seruan global.

Hari Persahabatan Sedunia difungsikan sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan antarindividu, komunitas, antarbudaya, hingga antarnegara.

Di era modern, makna peringatan ini kian relevan. Persahabatan dipandang sebagai jembatan untuk meruntuhkan tembok diskriminasi, mengatasi kemiskinan, serta meredakan ketegangan sosial.

Melalui momen 30 Juli, PBB mendorong pemerintah, organisasi masyarakat, dan kelompok pemuda di seluruh dunia untuk menggelar berbagai kegiatan yang mempromosikan dialog antarkelompok, rasa saling percaya, dan rekonsiliasi demi mewujudkan dunia yang lebih damai.

KEYWORD :

Hari Persahabatan Sedunia 30 Juli Peringatan Internasional Bulan Juli




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :