Sabtu, 04/07/2026 22:32 WIB

Salami Wasit usai Kartu Merah Kontroversial, Balogun Panen Pujian





Penyerang tim nasional Amerika Serikat (USMNT), Folarin Balogun, menuai banyak pujian atas sikap sportifnya menyalami wasit seusai pertandingan melawan Bosnia

Penyerang tim nasional USMNT, Folarin Balogun (Foto: talkSPORT)

Texas, Jurnas.com - Penyerang tim nasional Amerika Serikat (USMNT), Folarin Balogun, menuai banyak pujian atas sikap sportifnya menyalami wasit seusai pertandingan melawan Bosnia, kendati baru saja mendapatkan hukuman kartu merah kontroversial.

Tindakan elegan ini menjadi sorotan di tengah perayaan keberhasilan AS melaju ke babak 16 besar Piala Dunia, usai skuat asuhan Mauricio Pochettino sukses membungkam Bosnia dan Herzegovina dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga sengit di babak 32 besar.

Balogun, yang tampil gemilang sepanjang turnamen, sukses mencatatkan namanya di papan skor menjelang turun minum usai memanfaatkan kelengahan di lini belakang lawan.

Petaka bagi sang striker terjadi pada menit ke-64 ketika dia tanpa sengaja menginjak bagian belakang pergelangan kaki bek Tarik Muharemovic. Insiden ini awalnya luput dari pengamatan wasit Raphael Claus.

Akan tetapi, intervensi dari tim VAR memaksa pengadil lapangan tersebut untuk meninjau ulang tayangan lambat melalui monitor di pinggir lapangan Dallas, yang pada akhirnya berujung pada pencabutan kartu merah.

Balogun tampak sangat terkejut dan tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya saat berjalan meninggalkan arena pertandingan.

Menariknya, sesaat setelah peluit panjang tanda berakhirnya laga dibunyikan, Balogun justru kembali masuk ke lapangan untuk berjabat tangan dengan wasit Claus.

"Anda bisa merasa seperti sesuatu yang tidak adil telah terjadi pada Anda, tetapi itu bukan alasan untuk tidak hormat atau tidak melakukan hal yang benar," kata Balogun.

"Setelah setiap pertandingan, saya mencoba menjabat tangan semua orang. Pertandingan ini tidak berbeda. Hal terpenting bagi saya juga untuk memberikan contoh yang benar kepada orang-orang yang menonton," dia menambahkan.

Sikap sportif dari sang ujung tombak ini sontak membuat para penggemar kagum dan langsung membanjirinya dengan sanjungan.

"Itu benar-benar berkelas dari pemain yang berkelas. Kita semua bisa belajar sesuatu dari itu," komentar warganet.

"INI! Ini tepat di sini! Teriakkan itu dari puncak gunung. Pola pikir dan tindakan dari pemain dan manusia yang benar-benar spesial," warganet lain menambahkan.

Terkait insiden pengusirannya, Balogun secara tersirat menganggap keputusan wasit kurang tepat. Berdasarkan regulasi resmi FIFA, pemain yang bersangkutan dilarang memberikan pernyataan kepada awak media tepat setelah menerima kartu merah.

Namun menjelang sesi latihan pada Jumat (3/7) kemarin, dia akhirnya buka suara di hadapan para jurnalis dan menyatakan bahwa hukuman kartu kuning dirasa akan jauh lebih adil.

"Itu adalah sesuatu yang telah terjadi, jadi kita harus bergerak maju dan saya harus menerimanya. Sulit melihat merah di setiap pertandingan, tetapi di turnamen bertekanan tinggi seperti itu hal yang paling penting adalah mencoba untuk tetap tenang," kata dia.

Keberhasilan menundukkan Bosnia ini sekaligus mengakhiri puasa kemenangan AS di babak sistem gugur Piala Dunia sejak edisi 2022 lalu, serta mengantarkan Mauricio Pochettino sebagai manajer dengan rekor kemenangan terbanyak dalam sejarah turnamen akbar tersebut.

KEYWORD :

Folarin Balogun Kartu Merah Kontroversial Piala Dunia 2026




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :