Penyerang tim nasional Inggris, Harry Kane saat mendarat (Foto: talkSPORT)
Mexico City, Jurnas.com - Para penggawa tim nasional Inggris langsung mendapatkan sambutan panas nan intimidatif setibanya di hotel mereka di Mexico City pada Jumat (3/7) kemarin.
Skuat asuhan Thomas Tuchel ini dijadwalkan akan menantang tuan rumah bersama, Meksiko, pada Senin pagi dalam laga krusial babak 16 besar Piala Dunia di Stadion Azteca.
FIFA sebelumnya sempat mempertimbangkan untuk memajukan jadwal pertandingan hingga enam jam demi menghindari ancaman badai petir lebat dan risiko keamanan, namun kedua kubu menolak wacana tersebut.
Simpang siur mengenai jadwal kick-off nyatanya sama sekali tidak menyurutkan atmosfer tegang di Mexico City, terutama saat rombongan timnas Inggris tiba di hotel tempat menginap.
Para pemain The Three Lions yang awalnya berharap bisa merahasiakan lokasi hotel, justru langsung diberondong siulan dan ejekan sesaat setelah turun dari bus dan berjalan menuju lobi.
Teriakan `Meksiko, Meksiko` juga terus menggema seiring upaya maksimal dari para penggemar lokal untuk merusak konsentrasi tim tamu, sebagaimana laporan talkSPORT pada Sabtu (4/7).
Pihak keamanan yang sudah mengantisipasi potensi kericuhan tampak telah memasang barikade logam untuk memisahkan para pemain dari kerumunan suporter. Pengamanan yang dikerahkan untuk menyambut kedatangan Inggris kali ini tampak jauh lebih masif dari biasanya.
Di tengah situasi yang penuh tekanan tersebut, Tuchel justru terlihat santai dan menyempatkan diri melambaikan tangan kepada para penggemar saat memasuki hotel.
Kendati demikian, potensi gangguan lanjutan masih sangat mungkin terjadi mengingat lokasi basis Inggris kini sudah terendus jelas oleh suporter tuan rumah.
Sebelumnya, Ekuador yang menjadi lawan Meksiko di babak 32 besar juga mengalami nasib serupa akibat kembang api yang dinyalakan penggemar hingga larut malam sebelum hari pertandingan.
Insiden tersebut bahkan berujung pada keluhan resmi yang dilayangkan oleh wakil Amerika Selatan itu kepada FIFA seusai mereka tersingkir dari turnamen.
Sebagai bentuk antisipasi, para pemain Inggris kini telah dibekali dengan obat tidur alami dan penutup telinga untuk menghalau potensi kebisingan.
Berbagai langkah pencegahan juga telah disiapkan oleh kubu Inggris untuk meminimalisasi gangguan dari pihak luar selama mereka menginap. Barikade keamanan berlapis kini mengepung area hotel dengan penjagaan yang sangat ketat.
Sejumlah akses jalan juga telah diblokir, dan polisi antihuru-hara disiagakan untuk memastikan tidak ada penggemar yang bisa menerobos masuk ke radius terdekat hotel.
Tuchel beserta anak asuhnya baru saja meninggalkan pusat latihan mereka di Kansas City dan tiba di Mexico City dengan hanya mengantongi waktu persiapan dua hari jelang laga.
Selain itu, laga ini akan digelar di ketinggian 2.240 meter di atas permukaan laut, sebuah kondisi geografis ekstrem yang sudah sangat dikuasai oleh tim tuan rumah.
Singkatnya jeda waktu antarlaga membuat kubu Inggris tidak memiliki ruang yang cukup untuk beradaptasi dengan kondisi tersebut, dan Tuchel pun menyadari bahwa Meksiko memiliki keuntungan yang sangat besar dalam pertarungan ini.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Timnas Inggris Teror Suporter Meksiko Piala Dunia 2026



























