Rabu, 01/07/2026 15:40 WIB

Suhu Panas Bikin Pertumbuhan Pohon Melambat, Penyerapan Karbon Menurun





penelitian terbaru menunjukkan kemampuan hutan menyerap karbon kemungkinan lebih rendah daripada yang selama ini diperkirakan dalam berbagai model iklim global

Pohon terkena paparan sinar matahari (Foto: Earth)

Jakarta, Jurnas.com - Hutan selama ini dianggap sebagai salah satu "penyerap karbon" terbesar di Bumi yang membantu memperlambat laju perubahan iklim. Namun, penelitian terbaru menunjukkan kemampuan hutan menyerap karbon kemungkinan lebih rendah daripada yang selama ini diperkirakan dalam berbagai model iklim global.

Studi yang dipimpin peneliti pascadoktoral Cornell University, Brendan Clark, menemukan bahwa model iklim saat ini cenderung terlalu optimistis dalam memperkirakan pertumbuhan pohon dan kapasitas penyimpanan karbon di masa depan.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Geophysical Research Letters, suhu yang semakin panas justru memperlambat pertumbuhan pohon, meskipun kadar karbon dioksida (CO2) di atmosfer terus meningkat.

Dikutip dari Earth, selama ini, proyeksi iklim global mengasumsikan hutan akan terus menyerap karbon dalam jumlah besar seiring meningkatnya konsentrasi CO2 di atmosfer.

Padahal, penelitian terbaru menunjukkan asumsi tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi di lapangan.

Clark mengembangkan model statistik berdasarkan delapan tahun data pertumbuhan hutan di Swiss, kemudian membandingkannya dengan salah satu model permukaan daratan yang paling banyak digunakan dalam penelitian iklim.

Hasilnya menunjukkan model tersebut melebihkan pertumbuhan pohon daun lebar hingga dua kali lipat dan pohon konifer hingga tiga kali lipat.

Jika proyeksi itu diterapkan hingga 2069, kemampuan hutan menyimpan karbon diperkirakan terlebih estimasi hingga 30 persen.

"Mengetahui seberapa baik daratan akan terus menyerap karbon di masa depan sangat penting untuk memahami berapa banyak CO2 yang akan tetap berada di atmosfer dan seberapa besar pemanasan yang akan terjadi," kata Clark.

Mengapa CO2 lebih banyak tidak membuat pohon tumbuh lebih cepat? Selama bertahun-tahun, model iklim mengandalkan efek fertilisasi CO2, yakni anggapan bahwa semakin tinggi konsentrasi karbon dioksida, semakin cepat pula proses fotosintesis dan pertumbuhan pohon.

Namun, temuan terbaru menunjukkan kondisi tersebut tidak sesederhana itu.

Suhu yang lebih tinggi dan udara yang semakin kering mengurangi tekanan air di dalam sel tanaman. Akibatnya, sel sulit berkembang sehingga pertumbuhan pohon melambat, meskipun CO2 tersedia dalam jumlah lebih banyak.

Dengan kata lain, tambahan karbon tidak mampu mengimbangi dampak panas dan kekeringan terhadap pertumbuhan pohon.

Lantas, bagaimana dampaknya terhadap perubahan iklim? Saat ini daratan menyerap sekitar 27 persen emisi karbon dioksida dari pembakaran bahan bakar fosil, sementara lautan menyerap sekitar 25 persen. Sisanya tetap berada di atmosfer dan memicu pemanasan global.

Jika kemampuan hutan menyerap karbon lebih rendah dari perkiraan, maka lebih banyak CO2 akan bertahan di atmosfer. Kondisi tersebut berpotensi mempercepat pemanasan global dibandingkan proyeksi yang digunakan saat ini.

Peneliti juga mengingatkan bahwa pelemahan kemampuan hutan menyerap karbon dapat menciptakan efek berantai. Semakin tinggi suhu Bumi, semakin lambat pertumbuhan pohon, sehingga kemampuan hutan menyerap karbon terus menurun dan pemanasan global menjadi semakin cepat.

Clark menilai temuan ini menunjukkan perlunya memperbarui model iklim dengan memasukkan hasil penelitian terbaru dari para ahli ekologi yang mengamati kondisi hutan secara langsung.

Menurutnya, selama ini terdapat kesenjangan antara peneliti lapangan dan pengembang model iklim, sehingga sejumlah proses penting yang telah diamati di alam belum sepenuhnya tercermin dalam simulasi iklim global.

Studi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan akurasi proyeksi perubahan iklim sehingga menjadi dasar yang lebih kuat dalam penyusunan kebijakan mitigasi emisi dan strategi menghadapi pemanasan global di masa depan. (*)

KEYWORD :

Suhu Panas Pertumbuhan Pohon Penyerapan Karbon Perubahan Iklim




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :