Ilustrasi - seseorang sedang membaca Sholawat Jibril (Foto: Pexels)
Jakarta, Jurnas.com - Sholawat Jibril menjadi salah satu bacaan sholawat yang paling populer di kalangan umat Islam.
Selain karena lafalnya singkat dan mudah dihafal, sholawat ini diyakini memiliki banyak keutamaan apabila diamalkan secara istiqamah sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Sholawat Jibril versi yang paling dikenal berbunyi:
صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ
Shallallāhu `alā Muhammad.
Doa Mohon Ampunan yang Sering Dibaca Rasulullah
Artinya: "Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada Nabi Muhammad."
Selain versi pendek, terdapat pula bacaan yang lebih panjang, yaitu:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَسَلِّمْ تَسْلِيمًا
Allāhumma shalli `alā sayyidinā Muhammad wa `alā āli sayyidinā Muhammad wa sallim taslīmā.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya dengan penuh kesejahteraan."
Sholawat ini disebut `Jibril` karena dalam sejumlah riwayat populer disebut pertama kali diajarkan oleh Malaikat Jibril. Namun, para ulama menjelaskan bahwa kisah asal-usul tersebut tidak memiliki sanad yang kuat.
Meski demikian, kandungan doa dalam lafal Sholawat Jibril tetap dinilai baik dan sesuai dengan syariat karena berisi pujian serta doa kepada Rasulullah SAW.
Mengamalkan Sholawat Jibril pada hakikatnya merupakan bentuk pelaksanaan perintah Allah SWT untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Ahzab ayat 56.
Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa siapa yang bershalawat kepadanya satu kali, maka Allah akan memberikan sepuluh rahmat kepadanya, menghapus sepuluh kesalahan, dan mengangkat derajatnya.
Berbagai kitab dan ulama menyebutkan sejumlah keutamaan bagi orang yang membiasakan membaca Sholawat Jibril, di antaranya memperoleh rahmat Allah, diangkat derajatnya, dihapus dosa-dosanya, dimudahkan urusannya, serta menjadi sarana memperbanyak kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Meski demikian, umat Islam dianjurkan untuk tidak menganggap manfaat tersebut sebagai jaminan pasti, melainkan sebagai bentuk harapan kepada Allah yang disertai dengan keikhlasan dan istiqamah dalam beribadah.
Karena bacaannya yang ringkas, Sholawat Jibril dapat diamalkan kapan saja, baik setelah salat fardu, ketika berdzikir, maupun di sela-sela aktivitas sehari-hari.
Yang terpenting bukanlah banyaknya hitungan bacaan, melainkan konsistensi dalam mengamalkannya sebagai wujud cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman Sholawat Jibril Rasulullah SAW Amalan Sunah




















