Ilustrasi - Hari Pelaut Sedunia yang diperingati setiap 25 Juni (Foto: International Maritime Organization/IMO)
Jakarta, Jurnas.com - Tanggal 25 Juni menjadi hari yang sangat istimewa bagi dunia maritim internasional.
Setiap tahunnya, tanggal ini diperingati sebagai Hari Pelaut Sedunia atau Day of the Seafarer.
Bukan sekadar perayaan biasa, hari ini didedikasikan untuk menghormati dan mengapresiasi kontribusi luar biasa dari jutaan pelaut di seluruh dunia yang bekerja tanpa lelah menjaga roda perekonomian dan perdagangan global tetap berputar.
Melansir catatan resmi International Maritime Organization (IMO), badan khusus PBB yang mengatur keselamatan dan keamanan pelayaran, Hari Pelaut Sedunia pertama kali dicetuskan pada tahun 2010.
Latar belakang penetapannya bermula dari sebuah konferensi diplomatik besar yang diselenggarakan di Manila, Filipina, pada Juni 2010.
Konferensi tersebut diadakan untuk mengadopsi revisi besar-besaran terhadap Konvensi STCW (Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers), sebuah konvensi internasional yang mengatur standar pelatihan, sertifikasi, dan dinas jaga bagi pelaut.
Dalam salah satu resolusi yang diadopsi pada konferensi tersebut (Resolusi 19), para delegasi sepakat bahwa kontribusi pelaut terhadap perdagangan internasional dan masyarakat sipil secara keseluruhan harus diakui secara global.
Oleh karena itu, ditetapkanlah tanggal 25 Juni sebagai Hari Pelaut Sedunia, dan perayaan resminya pertama kali digelar secara global pada tahun 2011.
Berdasarkan data dari Kamar Dagang Pelayaran Internasional (International Chamber of Shipping), sekitar 90% dari total volume perdagangan dunia diangkut melalui jalur laut.
Artinya, hampir semua barang yang kita gunakan sehari-hari, mulai dari makanan, bahan bakar, pakaian, obat-obatan, hingga perangkat teknologi bisa sampai ke tangan kita berkat jasa para pelaut yang mengoperasikan kapal-kapal kargo raksasa melintasi samudera.
Tanpa adanya pelaut, rantai pasok global akan lumpuh total. Mereka harus rela meninggalkan keluarga selama berbulan-bulan, menghadapi tantangan cuaca ekstrem, risiko pembajakan di wilayah perairan rawan, hingga isolasi sosial di tengah laut demi memastikan kebutuhan masyarakat dunia terpenuhi.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Hari Pelaut Sedunia 25 Juni Day of the Seafarer Bulan Juni


















