Mobil hanyut terbawa banjir-Banjir telah berdampak pada sekitar 1,1 juta warga yang tersebar di 25 distrik di Assam (Foto: Anadolu)
Jakarta, Jurnas.com - Korban meninggal akibat banjir di negara bagian Assam, India, mencapai 100 orang. Pemerintah setempat kini mulai melakukan pendataan kerusakan di seluruh wilayah yang terdampak.
Otoritas Penanggulangan Bencana Negara Bagian Assam (ASDMA) menyebut dua kematian tambahan dilaporkan pada Minggu malam, sehingga total korban meninggal akibat banjir menjadi 100 orang.
Banjir telah berdampak pada sekitar 1,1 juta warga yang tersebar di 25 distrik di Assam. Kepala Menteri Assam Himanta Biswa Sarma mengatakan lebih dari 2.000 pusat distribusi bantuan telah beroperasi di berbagai wilayah terdampak.
“Upaya rehabilitasi masih berlangsung,” kata Sarma melalui platform X.
Pemerintah Assam pada Minggu juga mulai melakukan pendataan kerusakan secara langsung dari rumah ke rumah di seluruh distrik yang terdampak banjir.
Pendataan tersebut mencakup rumah yang rusak, ternak, serta dampak lain akibat bencana. Pemerintah menargetkan seluruh kerusakan dapat terdokumentasi hingga 31 Agustus.
“Tidak ada keluarga yang akan tertinggal dalam mendapatkan manfaat rehabilitasi yang menjadi hak mereka,” ujar Sarma.
Pendataan menjadi tahap penting bagi pemerintah Assam untuk menentukan kebutuhan rehabilitasi setelah banjir. Pemerintah juga masih menjalankan distribusi bantuan melalui ribuan pusat bantuan yang telah disiapkan.
Sumber: Anadolu
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Korban Banjir Assam India Penanggulangan Bencana Negara Bagian Assam























