Selasa, 07/04/2026 21:59 WIB

Penguatan Cadangan Pangan Nasional Diperlukan untuk Hadapi Krisis Global





Upaya menjaga ketahanan pangan harus dilakukan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, penguatan cadangan, hingga stabilisasi distribusi dan harga.

Ketua Komisi IV DPR, Siti Hediati Hariyadi Alias Titiek Soeharto. (Foto: Ist)

 

Jakarta, Jurnas.com - Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto menegaskan pentingnya penguatan ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan cadangan pangan pemerintah yang lebih optimal dan responsif terhadap perubahan global.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4).

Menurut politisi Fraksi Partai Gerindra yang akrab disapa Titiek Soeharto itu, ketahanan pangan tidak bisa berdiri sendiri, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Pangan Nasional serta BUMN pangan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga.

“Komisi IV meminta kementerian dan lembaga terkait memperkuat cadangan pangan pemerintah, sekaligus memastikan stabilitas pasokan dan harga di tengah tekanan dinamika global dan perubahan iklim,” ujar Titiek.

Menurut dia, penguatan cadangan pangan merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan, baik akibat krisis global, perubahan iklim, maupun kendala distribusi dalam negeri.

Dalam konteks tersebut, peran Perum Bulog dan ID Food sebagai BUMN Holding Pangan dinilai krusial dalam menjaga ketersediaan stok pangan nasional.

Selain itu, Komisi IV juga mendorong peningkatan produksi pangan dalam negeri guna memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan. Upaya tersebut meliputi penyediaan benih unggul, ketersediaan pupuk, penguatan jaringan irigasi, serta dukungan alat dan mesin pertanian dari hulu hingga hilir.

Komisi IV juga turut mengapresiasi kinerja Bulog dan BUMN Holding Pangan yang dinilai telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.

“Upaya menjaga ketahanan pangan harus dilakukan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, penguatan cadangan, hingga stabilisasi distribusi dan harga,” pungkasnya.

 

 

 

KEYWORD :

Warta DPR Ketua Komisi IV Titiek Soeharto krisis global pangan nasional Legislator Gerindra




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :