Minggu, 05/04/2026 22:19 WIB

Iran Melunak, Seluruh Kapal Irak Diizinkan Lewati Selat Hormuz





Iran telah mengumumkan bahwa kapal-kapal Irak bebas melewati Selat Hormuz. Ini menjadi tanda terbaru dari pelonggaran cengkeraman Teheran

Ilustrasi - Selat Hormuz (Foto: REUTERS)

Teheran, Jurnas.com - Iran telah mengumumkan bahwa kapal-kapal Irak bebas melewati Selat Hormuz. Ini menjadi tanda terbaru dari pelonggaran cengkeraman Teheran atas jalur penting bagi pasokan energi global tersebut.

Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran menyatakan bahwa Irak akan dikecualikan dari semua pembatasan di selat tersebut, dan kontrol hanya berlaku untuk "negara-negara musuh".

"Kami sangat menghormati kedaulatan nasional Irak. Anda adalah bangsa yang menanggung luka akibat pendudukan Amerika, dan perjuangan Anda melawan AS patut dipuji dan dikagumi," kata komando militer dikutip dari Aljazeera pada Minggu (5/4).

Pengumuman Iran itu muncul ketika Presiden AS Donald Trump mengulangi tuntutannya agar Teheran membuat kesepakatan atau melepaskan kendali atas jalur air tersebut, memperingatkan dalam sebuah unggahan media sosial bahwa "kekacauan besar" akan terjadi dalam waktu 48 jam jika peringatan tak digubris.

Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran menolak tuntutan Trump, dan malah menyebut ancaman politisi Partai Republik itu sebagai bentuk "tindakan yang tidak berdaya, gugup, tidak seimbang, dan bodoh".

Diketahui, Iran secara efektif telah memblokade selat tersebut, yang biasanya dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair global, sejak AS dan Israel melancarkan perang mereka terhadap negara itu pada 28 Februari.

Meskipun lalu lintas maritim telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir di bawah sistem pungutan tol de facto yang diberlakukan oleh Teheran, namun angka tersebut masih turun lebih dari 90 persen dari tingkat normal, menurut data pelacakan kapal.

Menurut Lloyd`s List Intelligence, ada 53 pelayaran melalui selat tersebut minggu lalu, jumlah terbanyak sejak perang dimulai, naik dari 36 pada minggu sebelumnya.

KEYWORD :

Perang AS vs Iran Konflik Timur Tengah Blokade Selat Hormuz




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :