Minggu, 05/04/2026 20:03 WIB

Minim Persiapan di ASEAN Futsal, Timnas Indonesia Tetap Percaya Diri





Timnas Futsal Indonesia tengah memusatkan perhatian pada upaya mempertahankan karakter permainan jelang tampil ASEAN Futsal 2026.

Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto (Foto: Dok timnas Indonesia)

Jakarta, Jurnas.com - Timnas Futsal Indonesia tengah memusatkan perhatian pada upaya mempertahankan karakter permainan jelang tampil di ASEAN Futsal Championship 2026 yang akan digelar di Nonthaburi Hall, Thailand.

Skuad Garuda datang dengan wajah baru, diisi mayoritas pemain yang tampil menonjol di kompetisi domestik Profesional Futsal League (PFL).

Kondisi ini membuat tim pelatih harus bekerja ekstra dalam waktu yang sangat terbatas untuk membangun kekompakan tim.

Pelatih kepala Héctor Souto mengungkapkan bahwa tantangan terbesar bukan pada kualitas pemain, melainkan pada minimnya waktu persiapan.

"Hal yang paling menantang adalah kami hanya memiliki lima sesi latihan. Jadi, seperti yang bisa Anda lihat, dengan 10 jam latihan dan skuad pemain yang hampir seluruhnya baru, ini sangat menantang," kata Souto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, pada Minggu (5/4).

Meski menghadapi keterbatasan waktu, Souto tetap optimistis dengan kemampuan individu para pemain yang dinilai memiliki kualitas mumpuni untuk bersaing di level Asia Tenggara.

"Ini (waktu) adalah masalah terbesar kami, bukan kualitas para pemain itu sendiri. Saya pikir mereka semua adalah pemain yang bagus di Asia Tenggara," ujar Souto.

Dalam masa persiapan yang singkat ini, tim pelatih berupaya menanamkan kembali sistem permainan yang sebelumnya telah dibangun bersama skuad senior. Menurut Souto, menjaga identitas permainan menjadi kunci utama.

"Masalah terbesar yang akan kami hadapi adalah mengingat sistem dan detail-detail yang telah kami kerjakan bersama skuad senior selama satu setengah tahun," kata Souto.

"Sekarang adalah waktunya untuk memperkenalkan pemain baru. Jika mereka bisa mempertahankan identitas kami dan mengingat cara kami bermain, atau cara tim nasional Indonesia harus bermain, itu sudah cukup," tambahnya.

Ia juga menyadari bahwa dalam kondisi seperti ini, kemungkinan adanya kesalahan di lapangan tetap terbuka. Namun, hal tersebut dianggap sebagai bagian dari proses perkembangan tim.

"Tapi itu tidak masalah, kami datang ke sini untuk memberi paparan kompetisi bagi para pemain ini. Kami sedang dalam masa evolusi dan kami harus berkembang, kami fokus pada hal itu," ujar Souto.

Pada laga perdana, Indonesia dijadwalkan menghadapi Brunei Darussalam, yang akan menjadi ujian awal bagi skuad muda ini dalam mengarungi turnamen regional tersebut. (ant)

KEYWORD :

Olahraga Futsal Timnas Futsal Indonesia Hector Souto ASEAN Futsal 2026




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :