Serangan Israel di Beirut, Lebanon (Foto: AFP)
Tel Aviv, Jurnas.com - Israel menggencarkan serangan terhadap infrastruktur Hizbullah di Beirut, Lebanon, setelah mengancurkan sebuah jembatan di Lebanon timur guna memutus akses bala bantuan untuk kelompok yang didukung Iran tersebut.
Menurut laporan AFP pada Sabtu (4/4), dua ledakan keras terdengar di ibu kota dalam waktu dua setengah jam pada Sabtu dini hari, dan terlihat asap mengepul dari salah satu ledakan tersebut.
Sementara media lokal melaporkan dua serangan di pinggiran selatan Beirut, sebuah wilayah yang telah menjadi target serangan Israel dalam beberapa hari terakhir seiring militer terus melanjutkan invasi daratnya di selatan negara itu.
Lebanon terseret ke dalam perang Timur Tengah pada tanggal 2 Maret ketika Hizbullah meluncurkan roket ke Israel untuk membalas serangan AS-Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Pada 3 April, Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) mengatakan sebuah ledakan di salah satu posisinya di selatan negara itu dekat perbatasan melukai tiga pasukan penjaga perdamaian, insiden serupa ketiga dalam beberapa hari terakhir.
Militer Israel telah memperingatkan bahwa mereka akan menargetkan dua jembatan yang berdekatan di atas Sungai Litani di daerah tersebut "untuk mencegah pengiriman bala bantuan dan peralatan militer".
"Pesawat tempur Israel menargetkan jembatan yang menghubungkan Sohmor dengan Mashghara, yang menyebabkan kehancurannya," demikian laporan Kantor Berita Nasional (NNA) milik Lebanon.
Serangan di Sohmor berlanjut hingga dini hari 4 April, dengan NNA melaporkan bahwa pusat kota dihantam dua kali sementara pesawat tempur meraung di langit.
Israel sebelumnya telah menyerang lima jembatan lain di atas Sungai Litani di bagian selatan negara itu, termasuk sebagian besar jalur utama yang melintasi sungai tersebut.
Sungai itu mengalir sekitar 30 km di sebelah utara perbatasan Israel, sebuah wilayah di mana Israel mengatakan ingin mempertahankan kendali keamanan
Di Sohmor juga, dua orang tewas dan 15 luka-luka dalam serangan Israel yang terjadi “saat para jamaah meninggalkan masjid kota” setelah salat Jumat, menurut kementerian kesehatan Lebanon. Pihak berwenang Lebanon mengatakan lebih dari 1.300 orang telah tewas dalam sebulan permusuhan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Lebanon vs Israel Fasilitas Militer Hizbullah Konflik Timur Tengah



























