Diplomat senior China Wang Yi pada 20 Februari 2023, Budapest, Hungaria (AFP/Attila KISBENEDEK/AFP)
Beijing, Jurnas.com - China kembali menyerukan gencatan senjata di Timur Tengah dan mendorong jalur aman di Selat Hormuz. Upaya ini disampaikan saat menghubungi Perwakilan Tertinggi Uni Eropa, Kaja Kallas, dan Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul.
Dalam percakapan tersebut, sebagaimana dikutip dari Reuters pada Kamis (2/4), Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, membahas situasi Timur Tengah. Dia menyerukan upaya bersama untuk mendorong pengakhiran perang secepat mungkin.
Kata Wang kepada Kallas, gencatan senjata merupakan kunci untuk navigasi yang aman melalui Selat Hormuz. Demikian disampaikan dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri China.
"Semua pihak harus berupaya membangun konsensus yang lebih luas untuk tujuan ini dan menciptakan kondisi yang diperlukan," ujar Wang.
Secara terpisah, Wang mengatakan kepada Wadephul bahwa sebagai negara-negara besar yang bertanggung jawab, Beijing dan Jerman harus menjunjung tinggi sikap objektif dan tidak memihak serta memainkan peran konstruktif dalam proses tersebut.
China menilai serangan AS-Israel terhadap Iran sebagai pelanggaran hukum internasional dan menuntut diakhirinya aksi militer tersebut, yang memicu serangan Iran terhadap Israel, pangkalan AS, dan negara-negara Teluk.
Wang juga menyerukan perlindungan kedaulatan dan keamanan negara-negara Teluk, serta keselamatan warga sipil, sasaran non-militer, dan jalur maritim.
Dia menambahkan bahwa tekanan diplomatik diperlukan tidak hanya kepada AS dan Israel tetapi juga Iran, untuk duduk di meja perundingan guna mencapai gencatan senjata.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Konflik Timur Tengah Gencatan Senjata Perang AS vs Iran

























