Sabtu, 21/03/2026 08:49 WIB

Berikut Daftar Hidangan Lebaran yang Perlu Dibatasi Penderita Asam Urat





Berikut ini daftar makanan yang perlu dihindari atau dibatasi konsumsinya bagi penderita asam urat selama perayaan hari raya

Sejumlah makanan bersantan yang disajikan saat Lebaran (Foto: Dok. Klik Dokter)

Jakarta, Jurnas.com - Momen Idul Fitri identik dengan penyajian aneka hidangan lezat yang kaya bumbu dan santan.

Namun, di balik kelezatan menu khas lebaran, terdapat risiko kesehatan yang perlu diwaspadai, terutama bagi penderita asam urat (gout).

Kandungan purin yang tinggi pada beberapa jenis makanan khas lebaran dapat memicu peningkatan kadar asam urat dalam darah secara drastis.

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini daftar makanan yang perlu dihindari atau dibatasi konsumsinya selama perayaan hari raya:

1. Olahan Jeroan Sapi dan Ayam

Menu seperti sambal goreng ati, gulai babat, hingga paru goreng sering kali menjadi primadona di meja makan saat lebaran. Namun, jeroan merupakan sumber purin yang sangat tinggi.

Mengonsumsi jeroan dalam jumlah banyak dapat menyebabkan penumpukan kristal asam urat di sendi, yang memicu rasa nyeri hebat dan pembengkakan.

2. Daging Merah Berlemak

Rendang dan semur daging sapi hampir tidak pernah absen dalam perayaan Idul Fitri. Meski kaya protein, daging merah termasuk dalam kategori makanan dengan kandungan purin tingkat sedang hingga tinggi.

Penderita asam urat disarankan untuk membatasi porsi daging merah dan lebih memilih bagian daging yang tidak berlemak (lean meat).

3. Hidangan Laut (Seafood)

Beberapa keluarga mungkin menyajikan menu variasi seperti udang balado atau cumi saus padang saat kumpul keluarga.

Perlu diketahui bahwa jenis seafood tertentu, terutama udang, kepiting, dan kerang, memiliki kadar purin yang cukup tinggi yang dapat memicu kekambuhan gejala asam urat.

4. Sayuran Tertentu (Bayam dan Kembang Kol)

Meskipun berasal dari tumbuh-tumbuhan, beberapa sayuran yang sering muncul dalam menu pendamping seperti sayur lodeh atau bening ternyata mengandung purin.

Bayam, kembang kol, dan buncis adalah contoh sayuran yang sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas oleh penderita gangguan asam urat.

5. Makanan dan Minuman Tinggi Gula (Fruktosa)

Kue kering, sirup, dan minuman manis lainnya merupakan suguhan wajib di hari raya.

Penelitian medis menunjukkan bahwa konsumsi gula jenis fruktosa yang berlebihan dapat merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak asam urat.

Oleh karena itu, membatasi camilan manis sangat dianjurkan untuk menjaga kestabilan kadar asam urat.

6. Olahan Makanan Bersantan Kental

Gulai dan opor ayam yang menggunakan santan kental secara tidak langsung dapat memengaruhi kondisi penderita asam urat.

Lemak jenuh dalam santan dapat menurunkan kemampuan ginjal untuk membuang asam urat keluar dari tubuh melalui urine, sehingga kadar asam urat dalam darah cenderung menetap atau meningkat.

KEYWORD :

Idul Fitri Asam Urat Hidangan Lebaran




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :