Kamis, 19/03/2026 07:30 WIB

Eddie Howe Sesalkan Rapuhnya Pertahanan Newcastle





Pelatih Newcastle, Eddie Howe, secara terbuka menyoroti rapuhnya lini belakang timnya.

Manajer Newcastle United, Eddie Howe (Foto: talkSPORT)

Jakarta, Jurnas.com - Newcastle United terpaksa mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions musim ini setelah digulung Barcelona dengan skor telak 7-2 pada leg kedua babak 16 besar, pada Kamis (19/3) dini hari WIB.

Pelatih Newcastle, Eddie Howe, secara terbuka menyoroti rapuhnya lini belakang timnya yang kebobolan lima gol tambahan di babak kedua setelah sempat memberikan perlawanan sengit.

The Magpies sebenarnya sempat menunjukkan taringnya dengan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di paruh pertama. Namun, momentum tersebut sirna sesaat sebelum jeda.

"Ini adalah kekecewaan besar bahwa kami tidak bertahan di level yang kami bisa," jelas Howe, dikutip dari laman resmi UEFA, pada Kamis.

Howe mengakui bahwa mentalitas anak asuhnya terguncang akibat gol penalti Lamine Yamal di penghujung babak pertama.

"Saya tidak yakin kami sudah pulih secara psikologis dari apa yang terjadi tepat sebelum jeda babak pertama (kebobolan dari penalti Lamine Yamal)," ujar Howe.

Memasuki babak kedua, gawang yang dikawal Aaron Ramsdale menjadi bulan-bulanan serangan Blaugrana. Howe menyayangkan penurunan performa timnya yang gagal menjaga intensitas permainan seperti di awal laga.

Ia menilai skor agregat akhir 8-3 tidak sepenuhnya mencerminkan kualitas permainan Newcastle secara keseluruhan dalam dua pertemuan tersebut.

Meski harus tersingkir, pelatih asal Inggris itu tetap mengapresiasi dukungan luar biasa dari para suporter yang hadir di Camp Nou.

"Liga Champions adalah tempat yang ingin kami tuju. Para penggemar kami luar biasa malam ini dan ada ikatan yang nyata antara mereka dan para pemain," kata dia.

KEYWORD :

Liga Champions Newcastle United Eddie Howe FC Barcelona




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :