Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati saat mendampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Forum IPEM 2026 yang digelar di Tokyo. (Foto: Ist)
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menghadiri Forum Menteri dan Bisnis Keamanan Energi Indo-Pasifik (IPEM) yang digelar di Tokyo, Jepang.
Dalam agenda tersebut, Sari mendampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam dialog strategis yang mempertemukan para menteri, pelaku industri, serta pemangku kepentingan global di sektor energi.
Forum ini menegaskan bahwa isu keamanan energi tidak hanya soal ketersediaan pasokan, tetapi juga menyangkut pembangunan kemitraan yang kuat, pembukaan peluang investasi, serta penguatan rantai pasok di tengah dinamika geopolitik dan percepatan transisi energi.
“Forum ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat diplomasi energi, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan mitra global dalam menghadapi tantangan transisi energi,” ujar Sari dalam keterangannya, Rabu (18/3).
Kehadiran Sari bersama jajaran pemerintah menunjukkan sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendorong kebijakan energi nasional yang adaptif dan berkelanjutan. Partisipasi aktif Indonesia dalam forum ini juga dinilai semakin memperkuat posisi strategis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara transisi energi dan stabilitas pasokan nasional.
DPR Akan Bahas RUU Satu Data Indonesia Tahun Ini
“Pertemuan ini menjadi ruang diskusi penting tentang bagaimana transisi energi dijalankan tanpa mengganggu stabilitas pasokan maupun kepentingan energi nasional,” kata Bahlil.
Dialog di Tokyo juga menyoroti kebutuhan jangka panjang sektor energi, mulai dari diversifikasi sumber energi, investasi teknologi hijau, hingga penguatan kapasitas industri dalam negeri.
Forum IPEM 2026 sendiri menghasilkan pernyataan bersama yang menegaskan komitmen negara-negara Indo-Pasifik dalam memperkuat ketahanan energi regional di tengah tekanan geopolitik dan ekonomi global. Pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa setiap negara memiliki kedaulatan dalam menentukan jalur transisi energi sesuai kondisi domestik masing-masing.
Kehadiran Indonesia dalam forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi strategis di sektor energi global, sekaligus memastikan kepentingan nasional tetap terjaga dalam proses transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Wakil Ketua DPR Sari Yuliati Forum IPEM 2026 Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diplomasi energi


























