Kamis, 12/03/2026 17:23 WIB

Kemdikdasmen Tambahkan Tiga Indikator Baru di Rapor Pendidikan





Pada pembaharuan tahun ini, terdapat tiga indikator baru turut diperkenalkan dalam Rapor Pendidikan. Pertama, indikator 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Ilustrasi rapor pendidikan (Foto: Ist/Kemdikdasmen)

Jakarta, Jurnas.com - Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) resmi memperbarui Rapor Pendidikan dengan memuat Data Capaian Mutu Layanan Pendidikan Tahun 2025.

Pembaruan ini memperkuat fungsi Rapor Pendidikan sebagai salah satu instrumen utama dalam perencanaan berbasis bukti di tingkat satuan pendidikan maupun pemerintah daerah.

Kepala BSKAP Kemdikdasmen, Toni Toharudin, mengatakan bahwa pembaruan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya refleksi dan pengambilan keputusan berbasis bukti di seluruh ekosistem pendidikan.

"Data ini harus dimanfaatkan sebagai fondasi dalam menyusun perencanaan dan prioritas intervensi yang sistematis dan berkelanjutan," ujar Toni dalam siaran pers pada Kamis (12/3).

Dia menekankan bahwa Rapor Pendidikan tidak dimaksudkan sebagai alat pembanding antarsekolah, melainkan sebagai instrumen refleksi internal yang membantu satuan pendidikan mengenali kekuatan sekaligus area yang perlu diperbaiki.

Menurut dia, konsistensi pemanfaatan data dalam setiap siklus perencanaan akan mempercepat transformasi pembelajaran dan meningkatkan akuntabilitas kebijakan pendidikan di tingkat daerah.

Pada pembaharuan tahun ini, terdapat tiga indikator baru turut diperkenalkan dalam Rapor Pendidikan. Pertama, indikator 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari upaya penguatan karakter murid. Kedua, Ketersediaan Buku Pendidikan, guna memastikan kecukupan sumber belajar di satuan pendidikan. Ketiga, indikator Kesiapsiagaan Bencana dan Perubahan Iklim untuk memastikan kesiapan satuan pendidikan dalam menghadapi risiko bencana dan perubahan iklim.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kemdikdasmen, Suharti, menyampaikan bahwa menambahkan bahwa penambahan indikator ini tersebut mencerminkan penguatan makna mutu pendidikan secara lebih utuh.

"Pendidikan bermutu tidak hanya soal capaian akademik, tetapi juga berkaitan dengan pembentukan karakter serta kesiapan anak menghadapi masa depan. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman serta mampu menumbuhkan karakter dan kebiasaan positif," kata Suharti.

KEYWORD :

BKSAP Kemdikdasmen Indikator Baru Rapor Pendidikan Toni Toharudin




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :