Senin, 16/02/2026 18:43 WIB

Korut Bangun Hunian Baru untuk Keluarga Tentara yang Gugur





Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meresmikan distrik perumahan baru di Pyongyang yang diperuntukkan bagi keluarga tentara yang gugur saat bertempur di luar neger

Pemimpin Korut, Kim Jong un dan anaknya, Kim Ju ae dalam peresmian hunian baru bagi keluarga tentara (Foto: Aljazeera)

Pyongyang, Jurnas.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meresmikan distrik perumahan baru di Pyongyang yang diperuntukkan bagi keluarga tentara yang gugur saat bertempur di luar negeri, di tengah dukungan negara itu terhadap perang Rusia di Ukraina.

Kim menyebut Saeppyol Street sebagai “sumber kehormatan bagi generasi kita dan kebanggaan Pyongyang serta negara”, menurut laporan surat kabar Rodong Sinmun pada Senin (16/2).

Dalam laporan itu disebut Kim juga mendoakan keabadian para martir, seraya menegaskan bahwa peresmian ini akan mengabadikan nama dan citra mereka dalam sejarah.

Meski tidak menyebut Rusia secara langsung, Kim pekan lalu berjanji akan mendukung tanpa syarat semua kebijakan dan keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Berdasarkan pakta pertahanan bersama dengan Moskow, Pyongyang mengirim ribuan tentara ke Ukraina pada 2024, menurut pejabat Korea Selatan, Ukraina, dan negara-negara Barat.

Kim menyebut dia mendorong proyek tersebut selesai dalam waktu singkat dengan harapan dapat memberi sedikit kenyamanan bagi keluarga para tentara, sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi KCNA, yang dikutip Aljazeera.

Foto-foto yang dirilis KCNA memperlihatkan Kim, didampingi putrinya Ju Ae, menenangkan keluarga tentara yang gugur serta mengunjungi rumah baru mereka.

Badan Intelijen Nasional Korea Selatan pekan lalu memperkirakan sekitar 6.000 tentara Korea Utara tewas atau terluka selama penugasan dalam perang di Ukraina, meski tidak merinci jumlah korban meninggal.

Lembaga intelijen itu juga memperingatkan bahwa pasukan Korea Utara memperoleh pengalaman tempur modern dan mendapat bantuan teknis Rusia yang dapat memperkuat sistem persenjataan Pyongyang.

Selain mengirim pasukan, Korea Utara diduga telah memasok peluru artileri, rudal, serta sistem roket jarak jauh kepada Moskow, dan sebagai imbalannya menerima uang tunai, pengetahuan militer, serta kiriman pangan dan energi dari Rusia.

Dalam beberapa bulan terakhir, Korea Utara juga menggelar sejumlah upacara publik untuk menghormati para korban perang, termasuk meresmikan kompleks memorial baru di Pyongyang yang dihiasi patung-patung tentara.

Langkah ini dilakukan menjelang agenda politik terbesar Pyongyang tahun ini, yakni kongres partai yang dijadwalkan berlangsung akhir bulan ini, meski tanggal pastinya belum diumumkan.

KEYWORD :

hunian baru tentara Korut Kim Jong Un Dukungan Korut Rusia




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :