Kamis, 12/02/2026 17:11 WIB

Sedang Belajar Alquran, 2 Bocah Tewas Terkena Drone di Sudan





Serangan drone terhadap sebuah masjid di Sudan bagian tengah menewaskan dua anak dan melukai 13 orang lainnya, menurut jaringan dokter Sudan.

Warga terluka dalam sedangan kelompok militer di Sudan (Foto: Aljazeera)

Damaskus, Jurnas.com - Serangan drone terhadap sebuah masjid di Sudan bagian tengah menewaskan dua anak dan melukai 13 orang lainnya, menurut jaringan dokter Sudan, di tengah meningkatnya pola serangan serupa di wilayah tersebut.

Sudan Doctors Network menyebut serangan terjadi saat fajar pada Rabu (11/2) kemarin dan dilakukan oleh Rapid Support Forces (RSF), kelompok paramiliter yang terlibat perang saudara selama tiga tahun melawan Angkatan Bersenjata Sudan.

Dua anak yang tewas dilaporkan sedang belajar Al-Quran di Masjid Sheikh Ahmed al-Badawi di Negara Bagian Kordofan Utara ketika bangunan tersebut dihantam drone, dikutip dari Aljazeera pada Kamis (12/2).

"Serangan ini pelanggaran terang-terangan terhadap hukum humaniter internasional dan serangan berat terhadap tempat ibadah," demikian pernyataan Sudan Doctors Network.

"Menargetkan anak-anak di dalam masjid adalah kejahatan penuh yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun dan merupakan eskalasi berbahaya dalam pola pelanggaran berulang terhadap warga sipil," lembaga itu menambahkan.

Sudan Doctors Network juga menyatakan RSF sebelumnya pernah menyerang bangunan keagamaan lain, termasuk sebuah gereja di Khartoum serta masjid lain di el-Fasher. Mereka menilai hal itu mencerminkan pola sistematis yang menunjukkan pengabaian jelas terhadap kesucian hidup dan situs keagamaan.

Kelompok itu mendesak komunitas internasional, Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta organisasi kemanusiaan dan hak asasi untuk segera bertindak menghentikan serangan terhadap warga sipil, membuka koridor aman bagi bantuan medis, mendokumentasikan pelanggaran, dan menuntut pertanggungjawaban pihak yang terlibat.

Secara terpisah, PBB juga melaporkan adanya rangkaian serangan drone yang menargetkan infrastruktur sipil di negara bagian Kordofan Selatan, Kordofan Utara, dan Kordofan Barat.

Gudang Program Pangan Dunia (WFP) di Kadugli turut terkena dugaan serangan roket pada Selasa malam, menurut juru bicara PBB Stephane Dujarric, meski dia tidak menyebut kelompok yang bertanggung jawab.

"Fakta bahwa kami harus mengulang hampir setiap hari bahwa warga sipil dan infrastruktur sipil, tempat ibadah, sekolah, dan rumah sakit tidak boleh menjadi target adalah tragedi tersendiri," ujar Dujarric.

PBB memperingatkan perang saudara Sudan kini meluas dari Darfur barat ke wilayah Kordofan. Mereka mencatat lebih dari 90 kematian warga sipil dan 142 luka-luka akibat serangan drone antara akhir Januari hingga 6 Februari, yang dilakukan baik oleh RSF maupun Angkatan Bersenjata Sudan.

Target serangan mencakup konvoi WFP, pasar, fasilitas kesehatan, serta kawasan permukiman di wilayah Kordofan utara dan selatan.

KEYWORD :

serangan drone Sudan konflik RSF Sudan anak mengaji Alquran masjid diserang drone




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :