Melania Trump (FOTO: INSTAGRAM)
Jakarta, Jurnas.com - Film dokumenter tentang istri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Melania Trump, mencatatkan penjualan tiket yang lebih kuat di pekan perdananya sejak diluncurkan dengan mengantongi pendapatan sekitar USD7 juta.
Film garapan sutradara Brett Ratner ini sebelumnya dipromosikan langsung oleh Presiden Trump sebagai tontonan yang wajib disaksikan.
Peluncuran Melania memang tidak lazim dibanding dokumenter lain. Amazon MGM Studios menggelontorkan dana USD40 juta untuk membeli hak film tersebut, ditambah sekitar USD35 juta untuk biaya pemasaran, menjadikannya sebagai dokumenter termahal yang pernah diproduksi.
Sementara itu Ratner yang pernah tersingkir dari Hollywood akibat tersandung kasus pelecehan seksual pada 2017 silam, menilai catatan di pekan perdana ini cukup sukses jika dibandingkan dengan film dokumenter lainnya.
Dikutip dari Al Arabiya, ini menjadi pembukaan akhir pekan terbaik untuk film documenter dalam kurun 14 tahun terakhir. Sebelum penayangan, proyeksi pendapatan hanya berkisar antara USD3 juta hingga USD5 juta.
Namun, Melania sulit dibandingkan dengan film lain, mengingat keluarga presiden biasanya menghindari perilisan memoar atau dokumenter saat masih menjabat demi mencegah kesan memanfaatkan posisi Gedung Putih.
Film ini merekam kehidupan Melania Trump selama 20 hari pada Januari lalu, menjelang pelantikan kedua Donald Trump.
Pada Kamis sebelumnya, Trump menggelar pemutaran perdana film tersebut di Kennedy Center. Acara itu dihadiri sejumlah anggota kabinet dan anggota Kongres. Dalam kesempatan itu, Ratner meredam ekspektasi pasar dengan mengatakan, "Anda tidak bisa mengharapkan sebuah dokumenter berjaya di bioskop."
Perilisan film ini terjadi di tengah sorotan media terhadap kebijakan penegakan imigrasi federal di Minnesota, menyusul insiden penembakan fatal terhadap Alex Pretti, pria berusia 37 tahun, oleh agen Patroli Perbatasan AS di Minneapolis.
Melania tidak ditayangkan lebih awal untuk kritikus. Ulasan baru muncul pada Jumat, setelah film mulai diputar di bioskop, dan sebagian besar bernada negatif.
Namun, respons penonton yang membeli tiket justru jauh lebih positif. Film ini memperoleh nilai `A` dari CinemaScore. Penonton didominasi usia 55 tahun ke atas (72 persen), perempuan (72 persen), dan kulit putih (75 persen). Sesuai perkiraan, film ini tampil paling kuat di wilayah selatan Amerika Serikat, dengan negara bagian teratas meliputi Florida dan Texas.
Melania menjadi film pertama Ratner sejak dirinya dituduh melakukan pelecehan seksual pada 2017. Sejumlah perempuan, termasuk aktris Olivia Munn, menuduh Ratner melakukan pelecehan dan pelanggaran seksual, tuduhan yang telah dia bantah.
Setelah penayangan bioskop, Melania dijadwalkan tersedia di Prime Video dan dirilis secara global. Namun, menjelang debutnya, distributor Afrika Selatan Filmfinity menyatakan tidak jadi menayangkan film tersebut, dengan alasan perubahan keputusan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
dokumenter Melania Trump film Melania box office Amazon MGM Studios
























