Selasa, 27/01/2026 12:49 WIB

Tinjau Diklat PPIH, Menhaj Tekankan Dedikasi-Integritas Petugas Haji 2026





Anda semua yang menentukan sukses atau tidaknya Kementerian Haji dan Umrah dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf meninjau Diklat Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan petugas haji merupakan ujung tombak utama dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.

Menurut Menhaj, kualitas layanan haji tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan sistem, tetapi sangat bergantung pada dedikasi, profesionalisme, dan integritas para petugas di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Menhaj saat meninjau Diklat Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (26/01).

“Anda semua yang menentukan sukses atau tidaknya Kementerian Haji dan Umrah dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026,” kata Menhaj dalam keterangan tertulis Kemenhaj dikutip pada Selasa (27/1).

Ia mengingatkan bahwa penyelenggaraan haji merupakan program strategis nasional yang juga menjadi bagian dari amanah Presiden. Oleh karena itu, kegagalan dalam pelaksanaan haji tidak dapat ditoleransi.

“Jika Anda gagal, berarti program Presiden juga gagal. Karena itu, tidak ada kata gagal dalam penyelenggaraan ibadah haji,” ujar Menhaj dengan penuh penekanan.

Meski demikian, Menhaj tetap memberikan suntikan motivasi kepada seluruh peserta diklat. Ia menyebut masih terdapat waktu yang cukup untuk memperkuat kapasitas diri sebelum bertugas melayani jemaah di Tanah Suci.

"Masih ada empat hari lagi, sebelum Diklat PPIH Arab Saudi ini selesai. Empat hari yang tersisa ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk menambah pemahaman tentang tugas dan, yang tidak kalah penting, menambah semangat pengabdian,” pesannya.

Menhaj berharap, melalui diklat ini, para calon petugas tidak hanya memahami tugas dan fungsi secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa pelayanan, empati, dan tanggung jawab moral dalam melayani ratusan ribu jemaah haji Indonesia, khususnya jemaah lansia dan perempuan yang menjadi afirmasi utama haji 2026.

Dengan semangat pengabdian dan komitmen kuat dari para petugas, Kementerian Haji dan Umrah optimistis penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan sukses, aman, dan bermartabat.

KEYWORD :

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf Petugas Haji Haji 2026




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :