Aktor Richard Gere
Berlin - Kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump terkait pelarangan perjalanan pengungsi dari tuju negara yang berpenduduk sebagai besar muslim, dikritis aktor dan pengiat Hak Asasi Manusia (HAM), Richard Gere. Kata dia, Trump berhasil menggabungkan makna "pengungsi" dan "teroris" dalam pikiran warga Amerika.
Itu dikemukakannya pada jumpa pers di Festival Film Berlin. Menurut Gere, dua makna kata itu mengalami perubahan makna yang mengecewakan. "Hal paling mengerikan yang Trump lakukan adalah menggabungkan dua kata, pengungsi dan teroris," pesohor berusia 67 tahun itu kepada lebih dari 100 wartawan.Menurut Gere lagi, kata itu berarti sama di Amerika Serikat sekarang. "Itu yang berhasil Trump capai untuk sebagian besar dari penduduk kami. Pengungsi dulu maknanya adalah seseorang yang kita beri empati, yang kita ingin bantu, yang kami ingin beri perlindungan," kata Gere."Sekarang, kita takut pada mereka layaknya teroris, dan itu adalah kejahatan terbesar, mencampuradukkan kedua pemikiran tersebut."
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Donald Trump Richard Gere



























