Ilustrasi Kenaikan PNBP
Jakarta - Kebijakan pemerintah menaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) kendaraan dinilai justru menambah beban biaya hidup masyarakat. Hal itu mengingat beban biaya hidup masyarakat yang semakin meningkat.
Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsyi mengatakan, kenaikkan tarif pengurusan BPKB dan STNK saat ini kurang tepat. Sebab, dengan kenaikan itu justru mencekik rakyat."Karena masyarakat sedang menerima berbagai kenaikan biaya hidup, seperti kenaikan TDL, BBM hingga harga cabai," kata Aboebakar, kepada wartawan, Jakarta, Jumat (6/1).Menurutnya, bila alasan kenaikan lantaran sudah lama belum disesuaikan, ini seharusnya jadi koreksi. "Penyesuaian sebaiknya dilakukan secara berkala, agar masyarakat tidak kaget dengan besarnya nilai kenaikan biaya tersebut," terangnya.sampai dengan Rp375 ribu."Adapun bila targetnya adalah pendapatan negara bukan pajak, untuk menaikkan pemasukan negara. seharusnya dipatok angka psikologis yang bijak sehingga tidak menjadi beban untuk masyarat," tegasnya.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kenaikan PNBP Kenaikan Surat Kendaraan Aboebakar Alhabsyi




























