Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Ketua Umum DPP PKB saat bersama UMKM di Mojokerto
Mojokerto, Jurnas.com - Pandemi Covid-19 yang berlangsung selama dua tahun benar-benar memukul para pelaku usaha kecil mikro menengah (UMKM).
Seperti dirasakan para pengrajin sepatu yang tergabung dalam Asosiasi Pengrajin Mojopahit (APM) Mojokerto, Jawa Timur.
Mereka mengeluh penjualan produk sepatu benar-benar seret. Selain itu, suplai bahan baku yang sebagian besar bahan impor juga terhambat.
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, UMKM memiliki peranan penting dalam kemajuan bangsa. Karena itu, pemerintah pusat dan daerah harus memberikan perhatian dan perlindungan terhadap para pelaku UMKM.
"Komitmen bantuan dan kebijakan pemerintah yang berpihak pada pelaku UMKM ini yang menjadi visi dan misi perjuangan kita sejak hari ini hingga masa-masa kemajuan UMKM."
Lestari Moerdijat: Dorong Peningkatan Kualitas UMKM untuk Tumbuhkan Perekonomian Nasional
"Jika saya menjadi presiden, saya akan jadikan UMKM prioritas perhatian," ujar Cak Imin saat Deklarasi Dukungan dan Dialog APM Mojokerto untuk Cak Imin Presiden 2024 di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Selasa (1/2/2022).
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berkunjung ke berbagai daerah untuk melihat langsung perkembangan UMKM.
"Saya kenapa semangat karena dari tempat ini, dari pusat UMKM, dari ekonomi kreatif, Indonesia akan bangkit dan menjadi kekuatan ekonomi dunia," tuturnya.
Cak Imin berpesan kepada para pelaku UMKM agar senantiasa menciptakan inovasi produk kreatif. "Ciptakan selalu produk-produk yang unggul. Keunggulan harus tercipta dari pelaku UMKM," katanya.
Disisi lain, ia juga meminta komitmen pemerintah untuk melindungi para pelaku UMKM.
"Itu yang paling penting, paling pokok. Harus tahu persis, pokoknya melindungi total, wajib hukumnya bagi pemerintah," tuturnya.
Menurut Cak Imin, pengembangan UMKM di Indonesia secara umum masih kalah dari beberapa negara lain karena masih kurangnya perlindungan pemerintah terhadap para pelaku UMKM. Berbeda dengan pengusaha besar nggak usah di lindungi pun sudah bisa hidup.
Makan itu, Cak Imin mengimbau, mengajak dan meminta semua pihak dari Pusat dan daerah, tidak boleh berhenti melindungi total pengrajin UMKM.
"Pokoknya tanggungjawab pusat dan daerah serta jajarannya melindungi. Kalau saya Presiden, total saya melindungi semua UMKM," ungkapnya.
Bentuk perlindungan yang dimaksud, kata Cak Imin salah satunya adalah memberikan kemudahan dalam ketersediaan bahan baku produksi.
Kalau belum mencukupi bahan baku dan terpaksa impor, harus ada keringanan bagi industri kecil. Mereka harus difasilitasi.
Kata Cak Imin pembenahan arus barang masuk dan keluar harus diperlancar, terutama suplai bahan baku UMKM.
Berbeda dengan perusahaan besar yang sudah memiliki akses dan permodalan yang kuat, para pelaku UMKM umumnya mengalami banyak keterbatasan baik akses maupun permodalan sehingga perlu campur tangan pemerintah.
"Kalau yang besar sudah settle. UMKM mau tidak mau pemerintah harus melindungi, memudahkan, memperlancar fasilitas bahan baku."
"Ini bisa kita lakukan cepat. Saya akan kontak menteri terkait agar bahan baku lancar. UMKM Mojokerto harus kuat, bangkit dan bisa bertarung dengan produk luar," urainya.
Menurut Cak Imin, akibat pandemi Covid-19, industri UMKM banyak yang mati dan kalah bersaing. Mari kita bahu membahu, kerja keras, menghidupkan industri dalam negeri yang sedang kolaps.
"Mulai Presiden dan semua jajaran, kita semua harus kerja keras agar industri dalam negeri pulih kembali," kata Cak Imin.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
UMKM Cak Imin Capres 2024


























