Kamis, 18/08/2022 02:30 WIB

Persiapan PTM Terbatas, LLDikti 3 Gelar Vaksinasi Booster

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III DKI Jakarta menggelar vaksinasi booster pada Selasa (25/1) pagi. Kegiatan ini menyasar civitas akademika, termasuk mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

Pelaksanaan vaksinasi booster di kantor LLDikti Wilayah III DKI Jakarta (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III DKI Jakarta menggelar vaksinasi booster pada Selasa (25/1) pagi. Kegiatan ini menyasar civitas akademika, termasuk mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

Sebagaimana diketahui, meningkatnya persebaran varian Omicron di tengah menggelora nya kampus-kampus di DKI Jakarta untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) seakan menjadi dilema yang tak kunjung henti.

Di satu sisi, kalangan mahasiswa harus diselamatkan dari learning loss dan learning poverty, yang dapat menghambat pembangunan SDM unggul, namun di sisi lain keselamatan dan kesehatan menjadi prioritas utama.

"Langkah mitigasi harus kita kejar. Salah satunya bersinergi bersama Perguruan Tinggi yang memiliki program studi kesehatan dan kedokteran, yaitu mempercepat booster," terang Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Paristiyanti Nurwardani, ketika memberikan sambutan pada pembukaan acara sentra vaksinasi LLDikti Wilayah III bersama Universitas Gunadarma dan RS Puspa Husada Bekasi, di Kantor LLDikti Wilayah III, Jakarta.

Rektor Universitas Gunadarma, Margianti menyebut kegiatan vaksinasi booster antara Universitas Gunadarma dengan LLDikti Wilayah III merupakan kesinambungan dari vaksinasi Covid-19 yang pertama dan kedua.

"Kegiatan ini melibatkan semua pihak yang dilibatkan dan pada kesempatan ini saya ucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada Ibu Kepala Lembaga LLDikti Wilayah III yang mengizinkan pelaksanaan Kegiatan Vaksinasi Booster Covid-19," ujar Margianti.

Akselerasi program vaksinasi terus dilakukan oleh pemerintah. Selain itu juga, masyarakat harus waspada dengan terus disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dengan dilakukannya booster, hal ini akan meningkatkan imunitas individu pada persebaran virus Covid-19 saat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

"Booster kita percepat, sehingga metode pembelajaran yang dihadiri secara fisik dapat disesuaikan dengan aturan yang ada di kampus, misalnya sudah bisa berjalan 100 persen atau masih harus 50 persen," tambah Paris.

TAGS : LLDikti 3 Paristiyanti Nurwardani Pembelajaran Tatap Muka PTM Terbatas Vaksinasi Booster




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :