Selasa, 28/04/2020 16:06 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Trafic jalan tol terjadi penurunan sebesar 42%-60% selama berlangsungnya Pembatasan Sosial Berskala Besar/PSBB.
"Angka traffic masih didominasi oleh pergerakan lokal pada kawasan megapolitan Jabodetabek dan pergerakan logistik (angkutan barang)," kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, di Jakarta Selasa (28/4/2020).
Meski ada pembatasan pergerakan kendaraan dijalan tol, Menteri PUPR memastikan layanan jalan tol dan non-tol tetap beroperasi sebagai jalur logistik untuk pergerakan barang kebutuhan pokok/pangan, alat kesehatan, serta layanan kesehatan/kendaraan medis. Begitu juga untuk pergerakan orang pada skala lokal atau kawasan Jabodetabek.
Di Provinsi DKI Jakarta, terdapat 7 ruas tol yang berada dalam wilayah PSBB yakni Ruas Tol Cawang – Tomang – Pluit, Tol Cawang – Tanjung Priuk – Ancol Timur – Jembatan Tiga/Pluit, Tol JORR Non S (Seksi E1, E2, E3), JORR S, JORR W2 Utara, JORR W2 S, dan Tol Prof. Dr. Ir. Soedijatmo.
BBM Mahal, Nelayan Mozambik Kompak Berhenti Melaut
Taiwan Luncurkan Situs Berbagi Laporan Intelijen bagi WN China
Drone Ukraina Serang Fasilitas Minyak Rusia, Satu Orang Tewas
Rata-rata penurunan lalu lintas ruas tol di wilayah DKI Jakarta sebesar 42% dengan tingkat penurunan terbesar berada di ruas tol Prof. Sedijatmo (Bandara) sebesar 57%.
Keyword : traffic jalan tolpsbbPUPRcorona