Serangan Saudi di Pelabuhan Hodeidah Ancam 7 Juta Warga Yaman

Kamis, 14/06/2018 12:10 WIB

Yaman - Badan bantuan dan kemanusiaan PBB  memperingatkan, bahwa serangan terhadap pemberontak Houthi yang menahan pelabuhan Laut Merah Yaman, Hodeidah, dapat membunuh dan melukai 250.000 warga sipil. 7 juta warga Yaman yang bergantung pada bantuan makanan impor.

Diperkirakan 80 persen impor Yaman dan 70 persen barang-barang bantuan melewati Hodeidah. Yaman mengimpor 90 persen dari makanannya, sebagian besar digunakan untuk daerah-daerah yang dikuasai Houthi.

Manajer negara Islamic Relief yang berbasis di Hodeidah, Salem Jaffer Baobaid mengatakan, “Pelabuhan ini adalah jalur kehidupan untuk pasokan makanan yang dibutuhkan dan sumber daya penyelamat hidup lainnya dan setiap serangan akan membahayakan kemampuan negara ini untuk memberi makan dirinya sendiri.”

Ketika Saudi, yang mengklaim Houthi adalah proksi Iran, melancarkan blokade pelabuhan November lalu, kepala bantuan PBB Mark Lowcock memperingatkan gangguan bisa memicu kelaparan terbesar dunia telah terlihat selama beberapa dekade dengan jutaan korban.

Berlebihannya pertempuran kota dan pemboman fasilitas pelabuhan bisa menciptakan kelaparan yang jauh lebih dahsyat.

Pni Emirat Arab (UEA), baik mitra dan pesaing Arab Saudi, telah mengambil inisiatif dan mengerahkan separatis Yaman selatan, suku kawasan Laut Merah, mantan tentara yang dipimpin oleh keponakan dari presiden Ali Abdullah Saleh yang digulingkan dan para profesional Emirat dan Sudan.

TERKINI
Mendes Yandri Pastikan Keuntungan Kopdes Merah Putih Dinikmati Warga Desa Mendes Sebut Pesantren Pilar Utama Pembentuk Karakter Masyarakat Desa Nottingham Forest Ajukan Tawaran Resmi untuk Gelandang Arsenal Ruben Amorim Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru AC Milan