Kamis, 17/05/2018 11:01 WIB
Jakarta - Pemerintah China mengecam serangan bom mematikan di Museum Bardo Nasional di Tunis, ibu kota Tunisia," Rabu (16/05).
Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri, Hong Lei, China mengutuk segala jenis serangan teroris yang mengganggu perdamaian dunia.
"China selalu menentang terorisme dalam bentuk apa pun dan kami mengutuk serangan teroris ini terhadap warga sipil," kata Hong Lei dilansir Xinhua.
Dia juga menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban dan mereka yang terluka serta pemerintah Tunisia.
Intelijen Eropa Sebut China Diam-Diam Latih Tentara Rusia
Demokrasi dan Ekonomi Memburuk, Ratusan Warga Tunisia Demo Presiden
Usai Kunjungan Trump, China bakal Beli Pesawat dari Amerika Serikat
Hong juga mendesak komunitas internasional untuk bersama-sama mengatasi tantangan terorisme.
Setidaknya 23 orang, termasuk 20 turis asing, tewas ketika orang-orang bersenjata menyerang museum itu.
Menurut Perdana Menteri Tunisia Habib Essid, lima teroris melakukan serangan itu, yang juga menyebabkan 22 orang terluka. Dua dari orang-orang bersenjata itu ditembak mati oleh pasukan keamanan Tunisia.