Kamis, 17/05/2018 11:01 WIB
Jakarta - Pemerintah China mengecam serangan bom mematikan di Museum Bardo Nasional di Tunis, ibu kota Tunisia," Rabu (16/05).
Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri, Hong Lei, China mengutuk segala jenis serangan teroris yang mengganggu perdamaian dunia.
"China selalu menentang terorisme dalam bentuk apa pun dan kami mengutuk serangan teroris ini terhadap warga sipil," kata Hong Lei dilansir Xinhua.
Dia juga menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban dan mereka yang terluka serta pemerintah Tunisia.
Dari Luka Menjadi Kekuatan, Kisah Bangkit Penyintas Terorisme
Kapal Pengangkut Imigran Tenggelam, 13 Orang Hilang
13 Migran Asal Tunisia Tenggelam saat Berlayar ke Italia
Hong juga mendesak komunitas internasional untuk bersama-sama mengatasi tantangan terorisme.
Setidaknya 23 orang, termasuk 20 turis asing, tewas ketika orang-orang bersenjata menyerang museum itu.
Menurut Perdana Menteri Tunisia Habib Essid, lima teroris melakukan serangan itu, yang juga menyebabkan 22 orang terluka. Dua dari orang-orang bersenjata itu ditembak mati oleh pasukan keamanan Tunisia.