Kamis, 21/05/2026 11:27 WIB
Teheran, Jurnas.com - Iran telah memenjarakan seorang mantan penjaga gawang tim nasional sepak bola pria setelah ia menerbitkan sebuah unggahan yang sangat kritis terhadap Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei, kata istrinya.
Kantor berita Mizan milik lembaga peradilan Iran mengkonfirmasi bahwa Mohammad Rashid Mazaheri telah ditangkap, tetapi mengatakan bahwa ia ditahan setelah berupaya menyeberangi perbatasan secara ilegal.
Mazaheri beberapa kali membela negaranya dan masuk dalam skuad Iran untuk Piala Dunia 2018 di Rusia, tetapi sebagian besar karier internasionalnya dihabiskan di bawah bayang-bayang kiper nomor 1 Iran yang tak terbantahkan dalam beberapa tahun terakhir, Alireza Beiranvand.
Pemain tersebut, yang juga menjadi penjaga gawang untuk tim-tim papan atas domestik, pada bulan Februari telah mempublikasikan unggahan Instagram yang kemudian dihapus, di mana ia menggambarkan pemimpin tertinggi yang telah lama berkuasa, Khamenei, sebagai "hanya babak gelap yang akan berlalu" dalam sejarah Iran.
Kemlu: Iran Punya Hak Serang Semua Fasilitas AS dan Israel
Iran Gelar Operasi Senyap Penangkapan Massal Demonstran
Menlu Sebut Iran Ajukan Proposal Penggunaan Nuklir Secara Damai
Unggahan tersebut muncul setelah protes massal pada bulan Januari tetapi sebelum dimulainya perang AS-Israel melawan Iran, di mana Ali Khamenei tewas pada hari pertama.
Situs berita berbahasa Persia, IranWire, yang berbasis di luar Iran, mengatakan bahwa rumah Mazaheri telah digerebek pada 25 Februari. Istrinya, Maryam Abdollahi, menulis di Instagram bahwa suaminya sekarang ditahan "dalam isolasi yang sangat ketat" di Urmia, Iran barat laut.
“Rashid selalu membela apa yang menurutnya benar, dan sekarang dia membayar harga atas keberanian itu dengan dipenjara di sel isolasi,” katanya.
Sumber: Arabnews