Serangan Rudal Korut di Seoul dan Tokyo Ancam Dua Juta Jiwa

Kamis, 05/10/2017 16:33 WIB

Seoul - Sebuah situs Amerika Serikat yang memantau Pyongyang mengatakan perkiraan serangan nuklir Korea Utara di Seoul dan Tokyo mengancam sekitar dua juta nyawa, Kamis (5/10) 

Situs web 38 North, merilis laporan tersebut saat ketegangan meningkat di Semenanjung Korea, menyusul uji coba nuklir dan rudal Korea Utara. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un juga dalam beberpa pekan terakhir juga saling menghujat satu sama lain, yang dikhawatirkan berujung perang di semenanjung.

Penulis Michael J. Zagurek Jr mengatakan berdasarkan perhitungan, peledakan nuklir di Seoul dan Tokyo dengan perkiraan hasil senjata yang diperkirakan saat ini dapat membunuh sebanyak 2,1 juta orang dan melukai 7,7 juta lainnya.

Angka-angka ini dicapai dengan asumsi, Korea Utara akan meluncurkan seluruh persenjataannya dari 25 senjata nuklir operasional melawan Seoul dan Tokyo. Hasil hulu ledak, dalam perhitungan ini, berkisar antara 15 sampai 250 kiloton.

Perkiraan populasi Seoul adalah 24,1 juta, dan untuk Tokyo adalah 37,9 juta.

Zagurek Jr menggunakan tiga tingkat probabilitas peledakan dalam menghitung korban, 20 persen, 50 persen dan 80 persen. Korea Selatan yang menyebarluaskan sistem rudal (THAAD) dapat membantu melindungi serangan rudal Korea Utara dan Jepang sedang dalam proses mengakuisisi sistem Amma Aegis Ashore.

TERKINI
Hari Konsumen Nasional Diperingati 20 April, Ini Sejarah hingga Tujuannya 20 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions