PPP Serukan Hentikan Persekusi

Sabtu, 03/06/2017 11:34 WIB

Ciamis - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyerukan untuk menghentikan tindakan persekusi atau main hakim sendiri terhadap sejumlah warga yang dianggap menyinggung ormas atau kelompok tertentu.

Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan, jika persekusi ini dibiarkan, maka Indonesia akan mengalami momokrasi, dimana kekuasan yang dijalankan oleh kerumunan massa.

"Karena itu saya menyeruhkan hentikan persekusi hentikan main hakim sendiri, laporkan kepada aparat kepolisian," kata Romy sapaan akrab Romahurmuziy, di Ciamis, Jawa Barat, Jumat (2/6).

Jika hal itu dibiarkan, kata Romy, maka rasa tidak aman itu muncul disemua tingkatan. Sebab, kalau ini terjadi maka yang dirugikan adalah masyarakat Indonesia.

"Nanti yang tidak suka dengan suku tertentu bisa mengusir minoritas, yang tidak suka dengan agama tertentu bisa mengusir minoritas, yang tidak suka dengan daerah tertentu bisa mengusir minoritas, kalau ini terjadi NKRI mau dibawa kemana," tegasnya.

Untuk itu, Romy mengingatkan, agar aparat kepolisian segera menindak lanjuti tindakan persekusi yang dilakukan secara sewenang-wenang kepada masyarakat. "Karena perkusi itu muncul lambannya atau merespon seluruh yang dilaporkan.

"Saya paham ada keterbatasan operasional dan keterbatasan anggaran, tapi perhatian publik walaupun itu bentuknya hanya ujaran maka harus ditindak lanjuti secara lebih dini secara efektif, artinya dalam penanganan," tandasnya.

TERKINI
Marc Klok Akui Persib Bandung Kewalahan saat Hadapi Bali United Kejar Rekor Clean Sheet, Teja: Yang Penting Menang Dulu MVP Lawan Persebaya, Allano: Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim 15 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini