PKB Bentuk Satgas TKI

Herwin Wijaya | Selasa, 28/02/2017 14:16 WIB

Satgas TKIPKB ini adalah wadah bagi kita semua untuk bahu membahu membantu mengatasi masalah yang dihadapi saudara-saudara kita para TKI di luar negeri Satgas TKI

Jakarta - Berbagai peroblem yang menimpa tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri mengundang keprihatinan dari berbagai kalangan. Kondisi ini pun direspon oleh Partai Kebangkutan Bangsa (PKB) dengan membentuk satuan tugas (satgas) TKI, Selasa (28/2/2017).

"Satgas TKIPKB ini adalah wadah bagi kita semua untuk bahu membahu membantu mengatasi masalah yang dihadapi saudara-saudara kita para TKI di luar negeri. Kita harus berbuat untuk mendorong perlindungan maksimal bagi para TKI," ujar Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar saat pengukuhan Satgas TKIPKB di Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Muhaimin menjelaskan, banyak masalah dan kekerasan yang dihadapi TKI. Salah satunya kasus yang menimpa Sri Rabitah (24), mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang kehilangan ginjalnya saat bekerja di Qatar.

Kejadian terjadi pada 2014 saat ia bekerja dengan seorang majikan yang berasal dari Palestina bernama Madam Gada.

Baca juga :

Oleh majikannya, Sri mengaku dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan, padahal kondisinya kala itu masih sangat sehat dan bugar. Selama perjalanan, ia tidak mengetahui akan menuju ke rumah sakit mana dan tindakan pemeriksaan apa yang dilakukan.

Ketika tiba di rumah sakit, ia langsung dipasangi infus. Kemudian dibius hingga tidak sadarkan diri. Begitu sadar, ia mengaku merasa nyeri di pinggang hingga akhirnya pulang ke Indonesia. Belakangan baru diketahui bahwa tubuhnya kehilangan sebuah ginjal, dan kini harus menderita karena hidup dengan satu ginjal.

"Kami sedih, prihatin, dan tidak bisa melihat kondisi TKI seperti ini. Makanya, satgas TKIPKB harus berbuat dan proaktif membantu mengatasi dan mencegah kejahatan terhadap TKI," kata Muhaimin.

TAGS : PKB TKI Muhaimin Iskandar