Jum'at, 22/01/2021 01:07 WIB

Sido Muncul Kirim 1.500 JSH Herbal Cegah Penyebaran Covid-19 di Jatim

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang langsung menerima bantuan sebanyak 1.500 botol herbal JSH dari Sido Muncul

Pemberian bantuan 1.500 JSH Herbal oleh Sido Muncul di Jatim

Jakarta, Jurnas.com - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) menyalurkan bantuan obat tradisional atau herbal kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) untuk mendukung upaya penanggulangan dan penyebaran Covid-19 di Jatim.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang langsung menerima bantuan sebanyak 1.500 botol herbal JSH dari Sido Muncul, Senin (15/6) malam berharap bantuan herbal tersebut dan berharap bisa membantu meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh para pasien Covid-19.

“Adanya dukungan dari berbagai pihak memberi semangat kepada kami untuk terus bekerja keras menanggulangi pandemi ini,” kata Khofifah.

Dia menuturkan, Jatim kini sedang mempersiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Perlindungan Obat Tradisional. Raperda ini dibahas di tengah pandemi Covid-19, karena obat tradisional atau herbal terbukti memiliki efektivitas membangun imunitas tubuh.

"Raperda tersebut sudah masuk dalam pembahasan dewan pekan lalu," ujarnya.

Khofifah juga menyebut pihaknya telah membahas dengan Menkes RI dan Kepala Gugus Tugas Pusat terkait banyaknya produk herbal yang bisa membangun imunitas tubuh melawan Covid-19. Ia mengatakan, Jatim sangat mendukung keberadaan obat herbal. Saat ini di RSU dr Soetomo telah ada unit rawat jalan obat tradisional Indonesia.

"Bahkan, Fakultas Kedokteran Umum (FKU) Universitas Airlangga Surabaya sudah memiliki program D3 untuk Prodi Pengobatan Tradisional (Batra). Keberadaan prodi ini mempersiapkan tenaga medis yang memiliki kemampuan memberikan pelayanan tradisional,” papar dia.

Total jumlah pasien meninggal terbanyak di Jawa Timur per Selasa itu sebanyak 658 orang. Kasus positif Covid-19 di Jatim pada Selasa bertambah 245. Sehingga kasus positif terkonfirmasi berjumlah total 8.290, pasien sembuh 2.384 orang dan meninggal dunia 658.

Sementara itu Presiden Komisaris PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Jonatha Sofjan Hidajat yang sekaligus sebagai penemu JSH Herbal yang inisial namanya dicantumkan sebagai merek herbal ini menjelaskan bahwa bantuan tersebut sebagai bentuk kepeduliannya untuk membantu warga Jawa Timur dalam meningkatkan imunitas tubuh dan menekan korban Covid-19.

Sofjan menyebut JSH Herbal yang sudah diteliti selama 5 tahun ini juga sudah sudah disalurkan kepada para pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Jakarta, RS darurat di Semarang dan Salatiga serta Boyolali.

Para pasien yang mengkonsumsi obat tradisional yang sudah terdaftar di BPOM dengan nomer registrasi TR202357121 merk Kapsul JSH ini banyak yang sudah sembuh seiring meningkatnya imunitas tubuh mereka.

“Saya senang bisa membantu pasien Corona untuk semakin berkeyakinan bisa sembuh. Mereka yang sembuh secara rutin mengkonsumi Kapsul JSH selama 7-9 hari. Agar lebih efektif dikonsumsi rutin setiap hari sehingga mempercepat peningkatan daya tahan tubuh. Kini giliran pasien di Jawa Timur, semoga semakin banyak yang sembuh agar pandemi segera berakhir,” katanya.

Sebelumnya, JSH Herbal menjadi saksi hidup bagi peningkatan imun Tjan Tiauw Swan Bambang Tjondro Waluyo. Warga Panggung Lor, Semarang ini harus masuk RS Darurat di Rujab Walkot Semarang karena selama dua kali rapid test selalu dinyatakan reaktif.

Selembar surat yang dikeluarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang diteken dr Dwi Christina sebagai dokter pemeriksa dan diketahui oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang menegaskan bukti autentik yang menegaskan dirinya telah dinyatakan sehat.

Keberhasilan Bambang bisa melewati "mimpi buruk" ini selain karena rajin berolah raga, dia sangat disiplin meminum suplemen herbal JSH yang ampuh sebagai booster meningkatkan imun dalam tubuh selama perawatan di RS darurat Semarang.

"Sekarang saya sudah benar-benar sehat dan bisa berkumpul kembali bersama keluarga. Kesembuhan yang saya alami ini karena tiga hal, karunia dan berdoa atas kuasa Tuhan, rajin berolah raga dan disiplin minum suplemen berbentuk kapsul dari JSH, dua butir diminum sebelum makan pagi, siang, malam serta jangan lupa selalu bahagia," akunya.

Bambang mengaku rutin dan disiplin meminumnya serta merasakan khasiatnya secara langsung. "Tubuh saya yang awalnya gampang lemas menjadi segar dan bugar. Imun saya kembali naik lagi," ucap dia.

Memang kapsul herbal suplemen JSH memiliki khasiat dapat meningkatkan daya tahan tubuh, anti bakteri, bersifat basa PH 10 dan bersifat dekontominasi, membantu menyerap racun serta gas dalam pencernaan sehingga pencernaan menjadi maksimal dalam menyerap makanan, gizi, minuman, vitamin serta obat yang dikonsumsi untuk tubuh dalam masa penyembuhan.

"Seperti yang saya rasakan badan menjadi segar dan bersemangat. Energi positif ini mendorong badan agar selalu sehat dan juga jiwa senang serta berpikiran positif untuk segera sembuh dari Covid-19 ini," tutur Bambang.

Pada saat penyerahan bantuan kepada Pemprov Jatim, Sales Manager Jatim-Bali SidoMuncul, Andy Eka Prasetyawan selaku perwakilan SidoMuncul Jatim mengatakan, bantuan herbal JSH tersebut adalah inisiatif Preskom Sido Muncul, Jonatha Sofjan Hidajat yang sekaligus sebagai penemu JSH Herbal.

JSH Herbal yang sudah diteliti selama 5 tahun ini juga telah disalurkan kepada para pasien Covid -19 di RS Wisma Atlet Jakarta, RS darurat di Semarang, Salatiga, dan Boyolali.

Para pasien yang mengkonsumsi secara rutin sekitar 7-9 hari banyak yang sudah sembuh seiring meningkatnya imunitas tubuh mereka.

"JSH Herbal ini berbentuk kapsul agar mudah dikonsumsi. Satu botol berisi 50 kapsul, untuk diminum setiap hari tiga kali masing-masing dua butir. Agar lebih efektif dikonsumsi rutin setiap hari sehingga mempercepat peningkatan daya tahan tubuh," jelasnya

TAGS : Sido Muncul Jawa Timur Pandemi Covid-19




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :