Senin, 13/07/2020 22:14 WIB

Terkait Protes Risma, PDIP: Kedepankan Gotong Royong untuk Kemanusiaan

Seluruh kepala daerah yang berasal dari PDI Perjuangan wajib ke depankan kepentingan rakyat, tanpa membeda-bedakan pilihan politik warganya, dan juga tidak boleh ada diskriminasi atas SARA

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Jakarta, Jurnas.com - DPP PDI Perjuangan menanggapi serius protes Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, yang ramai di media sosial terkait "penyerobotan" dua unit mobil Polymerase Chain Reaktion (PCR) bantuan Badan Nasional Penanggulangan Becana (BNPB) untuk Surabaya.

"Rakyat tahu bagaimana Bu Risma selalu bekerja keras untuk warganya tanpa mengenal lelah," ujar Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sabtu (30/5/2020).

Hasto menilai Risma yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Kebudayaan sebagai sosok kreatif. Bahkan ia menjadikan Surabaya bersih dan begitu indah.

Hasto juga meminta semua pihak memahami bahwa Kota Surabaya itu tempat dimana berlokasi beberapa rumah sakit rujukan penangganan Covid-19.

"Surabaya berpenduduk terbanyak di Jawa Timur. Sangatlah disayangkan jika bantuan dua mobil laboratorium dari BNPB untuk Kota Surabaya dipindahkan tanpa memertimbangkan skala prioritas dan aspek strategis di dalam pencegahan Covid-19 di Kota Pahlawan tersebut," jelas Hasto.

Kata Hasto, PDI Perjuangan berharap agar Gubernur dan Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur dapat lebih bijak dan mampu melihat skala prioritas atas setiap kebijakannya dengan memerhatikan kepentingan rakyat, tanpa perlu menghadirkan rivalitas politik yang tidak perlu, dan harus menghindari ego kepemimpinan.

“Seluruh kepala daerah yang berasal dari PDI Perjuangan wajib ke depankan kepentingan rakyat, tanpa membeda-bedakan pilihan politik warganya, dan juga tidak boleh ada diskriminasi atas SARA," ungkapnya.

Hasto pun mengajak semua pihak kedepankan kerja gotong royong untuk kemanusiaan. Sebab saat ini saatnya semua pihak terus kembangkan semangat kerjasama.

Lebih jauh dikatakan PDI Perjuangan akan terus mengambil langkah inisiatif, dengan gerakan gotong royong. Makanya struktur partai, kepala daerah dan wakil kepala daerah, dan Pimpinan DPRD dari PDI Perjuangan wajib membantu rakyat.

Hal itu dilajukan melalui kebijakan relokasi anggaran, bantuan jamu dan obat-obatan, alat pelindung diri, disinfektans, dan juga mendorong gerakan menanaman tanaman yang bisa di makan.

"Dalam sutuasi yang tidak mudah seperti ini, musyawarah, gotong royong, kemanusiaan, serta keberpihakan bagi rakyat harus di kedepankan," tuntas Hasto Kristiyanto, Sekjen DPP PDI Perjuangan.

TAGS : Rismaharini Kota Surabaya PDI Perjuangan Covid-19




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :