Selasa, 25/02/2020 21:41 WIB

Surga Bisnis Nikel Kini Bergeser ke Indonesia Timur

Di kawasan ini komoditas nikel banyak diserap pasar.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Erwin Aksa

Jakarta, Jurnas.com - Kawasan Indonesia Timur kini menjadi surga bisnis nikel. Sebab, di kawasan ini komoditas nikel banyak diserap pasar.

Menurut Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Erwin Aksa, bisnis nikel kini sedang tren di kawasan Indonesia Timur. Hal itu karena nikel bermanfaat guna pembuatan baterai berbagai jenis barang sehari-hari.

"Sekarang di Indonesia wilayah Timur yang sedang booming adalah nikel," kata Erwin di Jakarta, Jumat (17/01/2020).

Menurut Chairman of the Board PT Bosowa Corporindo itu, investasi terbesar dari mineral nikel ada di Timur, seperti di Sulawesi, Maluku, hingga ke Papua.

Apalagi, ia menyebutkan bahwa Indonesia adalah produsen ferronikel terbesar, yang juga terbantu dengan kebijakan pelarangan ekspor nikel.

Mineral tersebut, lanjutnya, sangat bermanfaat untuk manufaktur industri baterai guna dipakai untuk kepentingan seperti mobil listrik.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo saat menyampaikan pidato kunci dalam Abu Dhabi Sustainability Week (ADSB) 2020 mengangkat isu soal nikel Indonesia yang berkontribusi besar dalam industri baterai litium untuk ponsel.

“Saya akan memulai, berbagi dengan Anda, sejumlah prediksi dalam 10 tahun, banyak di antara Anda akan membawa sebagian kecil dari Indonesia dalam kantong atau tas Anda, setiap hari. Pikirkan sebentar, tentang ponsel pintar Anda,” kata Presiden Joko Widodo dalam pidato kuncinya di Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) 2020 di Abu Dhabi National Exhibition Center (ADNEC), Senin (13/1).

TAGS : Nikel Indonesia Timur Erwin Aksa




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :