Minggu, 18/11/2018 14:40 WIB

Pejabat Anonim Ungkap Kebobrokan Presiden Trump

Pejabat senior Gedung Putih menulis sebuah surat terbuka, yang mengungkap kebobrokan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Presiden Amerika, Donald Trump (Foto: AFP / Saul Loeb)

Washington – Seorang pejabat senior Gedung Putih menulis sebuah surat terbuka, yang mengungkap kebobrokan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Surat tersebut ditulis dalam The New York Times edisi Rabu (5/9) kemarin.

“Saya adalah Bagian dari Perlawanan di dalam Administrasi Trump,” demikian judul dari tulisan pejabat anonim tersebut.

Di awal suratnya, pejabat itu mengatakan ada dilema yang dia rasakan, karena banyak pejabat senior termasuk dirinya, yang bekerja dengan tekun di Gedung Putih untuk menggagalkan rencana-rencana buruk Trump selama ini.

“Aku tahu. Aku salah satunya,” kata pejabat tersebut dilansir dari AFP.

Kepemimpinan Trump dia sebut seperti dua jalur, yakni kondisi di mana Trump menginstruksikan satu hal, namun stafnya secara sadar melakukan hal lain yang berlawanan. Salah satunya apa yang dia sebut sebagai `preferensi Trump untuk otokrat dan diktator’.

Pejabat itu mengkritisi komitmen Trump pada agenda partainya, Partai Republik. Dan sebaliknya, tidak berpihak kepada Partai Demokrat, yang bertindak sebagai oposisi dalam pemerintahannya.

“Kami percaya tugas pertama kami ialah untuk negara ini. Tapi presiden terus menerus bertindak dengan cara yang merugikan,” sambungnya.

“Akar masalah ialah amoralitas presiden!” kecamnya.

Dalam surat itu juga tertera bahwa pejabat Trump saat ini diam-diam membahas rencana amandemen Konstitusi AS ke-25, yang memungkinkan pemecatan seorang presiden, yang dinilai tidak dapat melakukan tugasnya.

Dan para pejabat secara aktif bekerja untuk mengisolasi diri dari gaya kepemimpinan Trump, yang dipandang impulsif, bermusuhan, kecil dan tidak efektif.

Kritik sebelumnya juga datang dari seorang jurnalis, Bob Woodward. Dalam buku terbarunya, dia menggambarkan ada komplotan maya bekerja untuk mencegah Trump mengambil keputusan yang dapat merusak ekonomi AS dan keamanan nasional.

Namun Gedung Putih membantah klaim itu, dan menyebut buku Woodward sebagai kisah-kisah palsu. Sementara Trump menyebutnya ‘karya fiksi’.

TAGS : Amerika Serikat Gedung Putih Donald Trump




TERPOPULER :