Senin, 19/11/2018 04:09 WIB

Saudi Bekukan Perdagangan dengan Kanada

Human Rights Watch mengatakan Arab Saudi menangkap aktivis hak-hak perempuan, Samar Badawi dan Nassima al-Sadah. Puluhan aktivis hak perempuan sudah diamankan sejak Mei.

Riyal Arab Saudi atau SAR (Foto: Labbaik)

Riyadh - Arab Saudi menangguhkan perdagangan dan investasi dengan Kanada setelah Kementerian Luar Negeri Kanada mendesak Riyadh membebaskan aktivis yang ditangkap.

Menurut media lokal, Negeri Petro Dollar itu memberi waktu selama 24 jam Kanada untuk meninggalkan negara itu dan memanggil kembali duta besarnya ke Kanada. Disebutkan bahwa negara itu mengatakan, memiliki hal untuk mengambil tindakan lebih lanjut.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Kanada dan kedutaan Kanada mendesak pemerintah Saudi untuk segera membebaskan aktivis hak-hak perempuan.

Rabu lalu, Human Rights Watch mengatakan Arab Saudi menangkap aktivis hak-hak perempuan, Samar Badawi dan Nassima al-Sadah. Puluhan aktivis hak perempuan sudah diamankan sejak Mei.

Pada Jumat, Kanada mengatakan pihaknya "sangat prihatin" tentang penangkapan masyarakat sipil dan aktivis hak-hak perempuan di Arab Saudi, termasuk Badawi, saudara perempuan dari blogger pembangkang yang dipenjara, Raif Badawi.

"Kami mendesak pihak berwenang Saudi untuk segera membebaskan mereka dan semua aktivis hak asasi manusia damai lainnya," kata Global Affairs Canada di Twitter feed-nya.

Istri Raif Badawi Ensaf Haidar tinggal di Kanada dan baru-baru ini menjadi warga negara Kanada.

Sebagian besar dari mereka yang ditangkap berkampanye untuk hak mengemudi dan mengakhiri sistem perwalian laki-laki, yang mengharuskan perempuan mendapatkan persetujuan dari kerabat laki-laki untuk keputusan besar.

Saudi mengatakan, Riyadh menegaskan komitmennya menahan diri dari intervensi dalam masalah internal negara lain, termasuk Kanada, dan sebagai imbalannya menolak intervensi apapun dalam urusan domestik dan hubungan internal dengan warganya.

"Setiap langkah lebih lanjut dari pihak Kanada ke arah itu akan dianggap sebagai pengakuan atas hak kami untuk ikut campur dalam urusan domestik Kanada," kata pernyataan itu.

Sekedar diketahui, pada 2014, unit Kanada pembuat senjata AS, General Dynamics Corp (GD.N) memenangkan kontrak senilai hingga USD13 miliar untuk membangun kendaraan lapis baja ringan untuk Arab Saudi, yang disebut ekspor manufaktur maju terbesar dalam sejarah Kanada. (Reuters)

TAGS : Arab Saudi Kanada perdagangan




TERPOPULER :