Rabu, 14/04/2021 19:59 WIB

Tim PKMD Tinjau Kesiapan Kunjungan Presiden Jokowi ke Gowa

Kegiatan PKT DD berupa Jalan Tani ini juga merupakan bantuan warga  yang merelakan sebagian tanah sawahnya digunakan untuk pembangunan jalan Tani.

Meninjau lokasi yang akan dikunjungin Presiden Joko Widodo

Jakarta - Dalam rangka kunjungan Presiden Joko Widodo ke Desa Borong Pa`la`la, Pattalassang, Gowa, Sulawesi Selatan yang menjadi salah satu lokasi program Padat Karya Tunai (PKT) yang bersumber dari Dana Desa, tim dari Kementerian Desa PDTT meninjau kesiapannya.

Tim yang dipimpin langsung Kasubdit PKMD pada Direktorat Pembangunan Masyarakat Desa, Dirjen PPMD, Nursaid mengatakan, agar Padat Karya Tunai (PKT) yang bersumber dari DD yang telah  dicanangkan Presiden Tahun 2018 dan berlangsung untuk tahun-tahun mendatang. "Sehingga dimasa mendatang program ini terus bergulir dan dirasakan masyarakat desa," ujarnya.

Pada peninjauan itu, Nursaid didampingi Rais Rahman, Satker Prov SulSel, Muhammad Asrul, Kadis PMD Gowa, Konsultan Nasional, Konsultan Provinsi, Tenaga Ahli (TA), Pendamping Desa (PD), Pendamping Desa (PD).

Kunjungan tersebut untuk memastikan kesiapan desa melaksanakan  program PKT Desa yang sumber anggarannya dari Dana Desa, yang meliputi persyaratan administratif, lokasi pekerjaan, SDM pekerja, dan kepastian RAB dari Pembangunan Desa untuk upah pekerja minimal 30 % HOK sehingga program dapat berjalan dengan baik.

Kepala Desa Borong Pa`la`la, Ramli Supriadi, menyatakan, jenis pekerjaan dari Program PKT di Desa tersebut, untuk tahap awal berupa  Pembangunan Jalan Tani dan Jembatan Baja dan selanjutnya pekerjaan normalisasi sungai.

Untuk pekerjaan Jalan Tani  sepanjang 200 M dan Jembatan  sepanjang 4 M yang dialokasikan dari DD sebesar, untuk pekerjaan sebesar Rp. 117.952.500, terdiri dari material Rp 73.822.000, dan untuk upah pekerja sebesar Rp. 38.508.000 (32.64% HOK), serta operasional TPK, maksimal 5 % sebesar Rp 5.622.500.

"Kegiatan PKT DD berupa Jalan Tani ini juga merupakan bantuan warga  yang merelakan sebagian tanah sawahnya digunakan untuk pembangunan jalan Tani. Pembangunan jalan Tani ini  melibatkan 100 lebih pekerja miskin dan penganggguran di Desa. Mereka mendapat upah setiap harinya, untuk tukang Rp 122.000, dan pekerja Rp 102.000.", kata Kades.

Dalam kesempatan tersebut,  Satker Provinsi, Rais Rahman berharap agar seluruh Pendamping Desa dapat melakukan fasilitasi Desa, baik Pemerintah Desa maupun  Masyarakat Desa demi suksesnya pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat secara maksimal.

Sementara Kadis PMD Kab. Gowa, Muhammad Asrul berharap agar program PKT dapat meningkatkan pendapatan warga miskin dan pengangguran di Desa selama mereka bekerja dan sekaligus meningkatkan daya beli mereka.

Dalam konteks kesiapan kunjungan Presiden Jokowi mendatang, pihak Desa telah siap melakukan penyambutan Presiden, baik tempat acara, lokasi pekerjaan PKT dan sejumlah pekerja miskin dan pengangguran, maupun SDM masyarakat setempat.

TAGS : Kemendesa Joko Widodo Dana Desa




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :