Indikasi korupsi yang diduga kuat melibatkan eks Bupati Bombana 2 periode adalah perjalanan dinas fiktif Tahun Anggaran 2021 senilai Rp4,9 miliar yang tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
Elektabilitas Wakil Bupati Bombana, Masyhura Ilah Ladamay mengalahkan bupati Bombana saat ini yaitu H.Tafdil. Elektabilitas, Masyura 36,2 persen sementara Tafdil hanya 29,3 persen.
Partai Gerindra diminta untuk tidak mendukung Tafdil yang merupakan bupati Bombana yang diduga terindikasi korupsi.