Australia mengumumkan pada Senin akan membeli hingga lima kapal selam bertenaga nuklir AS.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, H.E. Ms. Penny Williams, menjelaskan propeller kapal selam yang ditingkatkan Australia melalui AUKUS menggunakan kekuatan nuklir, bukan kapal selam yang akan membawa senjata nuklir.
Hal ini disampaikan oleh Duta Besar AS untuk Indonesia, Sung Kim, secara daring pada Rabu (29/9), di tengah kekhawatiran Indonesia dan Malaysia bahwa pakta tersebut akan memicu perlombaan senjata di kawasan.
Pakta yang dikenal sebagai Aukus itu, juga akan mencakup kecerdasan buatan, teknologi kuantum, dan keamanan dunia maya.