Meskipun laba PT Adaro Energy Tbk (ADRO) melejit sepanjang semester I/2022, kreditur tetap meninggalkan Adaro–perusahaan batubara terbesar kedua tersebut.
Para kreditur untuk fasilitas ini antara lain adalah Citibank, DBS Bank, JPMorgan, KfW IPEX, LBBW, OCBC, Standard Chartered Bank dan SMBC
DBS Group Research mencatat, kepercayaan investor meningkat seiring perbaikan produk domestik bruto (PDB), yang telah kembali ke level 5 persen pada kuartal IV-2015.ndah sebesar 5.364