Pesawat milik Palang Merah China (Red Cross Society of China/RCSC) itu mendarat di Bandar Udara Internasional Damaskus pada Kamis malam waktu setempat.
Balon itu berukuran tinggi sekitar 60 meter (200 kaki) dan membawa paket sensor panjang di bawahnya.
Taiwan telah berulang kali mengatakan pihaknya mengamati dengan cermat perang dan mempelajari pelajaran yang dapat diterapkan untuk melawan serangan China.
Di kota Turki Antakya dekat perbatasan Suriah, di mana bangunan 10 lantai telah runtuh ke jalanan, wartawan Reuters melihat pekerjaan penyelamatan sedang dilakukan pada satu dari puluhan gundukan puing.
Dia menuduh Biden menunjukkan kelemahan terhadap China dan awalnya berusaha untuk menjaga agar pelanggaran wilayah udara AS tidak diungkapkan.
Negeri Tirai Bambu itu menuduh Amerika Serikat (AS) bereaksi berlebihan dan secara serius melanggar praktik internasional.
Balon itu ditembak jatuh sekitar enam mil laut lepas pantai AS, di atas perairan yang relatif dangkal.
Insiden balon tersebut mendorong Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken untuk membatalkan rencana lawatannya ke Beijing pada Jumat (3/2).
Pernyataan itu mengatakan pesawat itu memiliki kemampuan kemudi yang terbatas dan menyimpang jauh dari jalur yang direncanakan karena angin.