Peran dan kerja sama antara pengusaha dan pemerintah yang signifikan akan sangat mempengaruhi proses pemulihan ekonomi nasional di tengah volatilitas ekonomi global akibat pandemi Covid-19.
Dari 64 juta pelaku UMKM, menurut Asian Development Bank (ADB) sebanyak 50 persennya terancam gulung tikar
Pusat Kajian dan Akuntabilitas Keuangan Negara (PKAKN) Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI mencatat, permasalahan data masih menjadi hambatan dalam memulihkan UMKM di Sukabumi yang terdampak pandemi Covid-19.
Pemerintah juga menyiapkan Rp 186,81 triliun untuk dukungan UMKM dan pembiayaan korporasi
Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin bertemu para perwakilan pelaku industri UMKM dengan latar belakang kegiatan usaha yang berbeda-beda di Provinsi Bengkulu, Selasa (23/2).
Penerbangan ini dilayani dengan menggunakan armada Boeing 737-800 yang memiliki kapasitas daya angkut hingga 10 ton
Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) serta BUMN di bidang permodalan diminta untuk berperan dalam memberikan formulasi yang tepat.
Pemerintah telah menyiapkan dana pembiayaan untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp157 triliun tahun ini.
Potensi yang dimiliki UMKM Indonesia dinilai sangat luar biasa. Buktinya, Tenun Ulos asal Taput bisa menembus pasar dunia. Sayangnya, masih banyak pelaku UMKM kesulitan untuk menembus pasar Internasional.
Kepala Badan Keahlian (BK) Sekretariat Jenderal DPR RI Inosentius Samsul menyarankan untuk segera dilakukan penyesuaian aspek regulasi yang berhubungan dengan keberpihakan, penguatan, dan perlindungan terhadap UMKM, lewat kebijakan Basis Data Tunggal.